Budidaya Rumput Odot, Solusi Pakan Ternak Mandiri

Editor: Satmoko

1.373

YOGYAKARTA – Sejumlah warga di Dusun Jatisari, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, mengembangkan pemenuhan pakan ternak mandiri dengan memanfaatkan pakan hijauan berupa rumput Odot.

Mereka menanam tanaman sejenis rumput gajahan yang kaya kandungan protein itu di lahan-lahan pekarangan rumah maupun pematang sawah untuk memenuhi pakan ternak mereka.

Adalah Posdaya Mitra Sari, melalui sang Ketua Sukarman, penggagas sekaligus penggerak upaya pemenuhan pakan ternak mandiri tersebut. Berawal dari bantuan benih pemerintah sekitar 2 tahun lalu, ia mengembangbiakkan rumput Odot tersebut di pekarangan rumah seluas kurang lebih 200 meter persegi.

Lahan pekarangan di samping rumah yang kosong ia tanami rumput Odot dengan selisih waktu tertentu sehingga bisa dipanen secara berurutan. Dari rumput Odot yang ia tanam itulah ia mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak bagi sebanyak 10 ekor kambing.

Selain tak perlu lagi mencari rumput atau menggembalakan kambing-kambingnya, kini ia juga tak perlu lagi membeli pakan tambahan seperti dedak, polar atau konsentrat, karena kebutuhan gizi ternak telah terpenuhi dari rumput Odot.

“Rumput Odot dipilih karena memiliki kelebihan dibandingkan tanaman pakan ternak lainnya seperti Kolonjono, Infigofera atau Kleresede. Selain nilai nutrisinya cukup tinggi, Odot juga memiliki pertumbuhan populasi sangat cepat. Sehingga sangat bagus dan cocok untuk pakan ternak,” katanya saat ditemui Cendana News, belum lama ini.

Sukarman memberikan rumput Odot untuk pakan ternaknya. Foto: Jatmika H Kusmargana

Ketua Posdaya sekaligus Ketua Kelompok Ternak Mitra Sari di Dusun Jatisari itu menyebut, rumput Odot hanya membutuhkan waktu sekitar 25-30 hari untuk bisa dipanen dan digunakan sebagai pakan ternak. Waktu itu jauh lebih cepat dibanding pertumbuhan Kolonjono atau Indigofera yang membutuhkan waktu lebih lama hingga 1-2 bulan lebih.

“Rumput Odot ini semakin sering dipangkas, tunasnya akan semakin banyak. Tidak seperti rumput Kolonjono yang hanya satu tunas saja. Sehingga pertumbuhannya jauh lebih cepat,” katanya.

Dengan hanya diberi pupuk kandang secukupnya, rumput Odot dapat tumbuh baik saat musim hujan ataupun kemarau. Tanah yang ideal untuk ditanam Odot ialah tanah yang tidak terlalu kering atau tidak terlalu basah. Selain bisa digunakan untuk ternak sapi atau kambing, rumput Odot juga bagus untuk ternak lain seperti kelinci.

“Jika dijual nilainya juga sangat tinggi, satu ikat kecil bisa mencapai Rp5000-7000,.Untuk kendala mungkin hanyalah menjaga agar tidak dimakan ayam, karena ayam juga sangat suka. Sehingga jika ditanam di Pekarangan rumah harus diberi pagar,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...