Diduga Keracunan Bakso, 11 Warga di Sikka Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

274

MAUMERE — Diduga karena menyantap bakso urat yang dibeli sepulang acara di Maumere, Selasa (27/2/2018) sore membuat Agnes bersama 10 sanak keluarganya harus dilarikan ke rumah sakit.

“Kami semua makan bakso tersebut dan selang dua jam kemudian mengalami mual dan muntah-muntah,” ujar Agnes Dua Nurak di Maumere, Rabu (28/2/2018).

Lima bungkus Bakso yang dibeli tersebut, dua bungkus untuk disantapnya bersama suami dan anaknya sementara tiga bungkus lainnya dibagikan untuk 3 rumah lainnya yang berdekatan di desa Koting A.

“Setelah muntah-muntah korban dibawa ke klinik St.Elisabeth di Nita dan 5 orang dirujuk ke RS TC Hillers Maumere dan setelah dirawat sudah bisa disuruh pulang ke rumah siang ini,” ujar Agnes.

Kapolres-Sikka
Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang,SIK. Foto : Ebed de Rosary

Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Rickson PM Situmorang, SIK mengatakan, setelah menerima laporan adanya keracunan makanan pihaknya mendatangi klinik Sta. Elisabeth tempat para korban dirawat.

“Penyidik juga mendatangi TKP warung tempat penjualan dan membawa pemilik warung ke kantor Polres untuk diambil keterangannya di ruang pemeriksaan unit Pidum Polres Sikka,” ungkapnya.

Sekitar Jam 01.00 WITA terang Rickson, penyidik bersama petugas dari Dinas Kesehatan Pemkab Sikka bernama M Taryono bersama-sama pemilik warung melakukan pengambilan sampel pada kuah bakso sisa dari penjualan hari itu di TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Penyidik menyita sampel barang bukti hasil muntah serta barang bukti plastik pembungkus bakso serta membawa sampel barang bukti ke laboratorium Dinas Kesehatan kabupaten Sikka untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...