Distan Mataram Cemaskan Naiknya Harga Cabai Sebabkan Inflasi

177
Dok: CDN

MATARAM – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, terus meningkat signifikan, dan jika tidak segera diatasi, kenaikan harga cabai dapat memicu inflasi di bulan Februari.

Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, H Mutawalli, mengatakan dari hasil pantuan harga yang dilakukan hari ini, kenaikan harga cabai rawit cukup signifikan dari Rp40 ribu per kilogram kini mencapai Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga cabai ini dipicu beberapa faktor, antara lain karena musim panen sudah habis dan faktor cuaca, sehingga mengganggu pengiriman,” katanya.

Dari hasil survei di beberapa hektare areal tanam cabai di Kota Mataram, khususnya di kawasan Sekarbela dan Karang Rundun, kondisinya memang sudah tidak ada yang bisa dipanen.

Karenanya, jika kondisi ini tidak segera disikapi, dikhawatirkan kenaikan harga cabai akan menjadi penyumbang inflasi. Karena itu, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah daerah penyuplai cabai di Kabupaten Lombok Timur.

Pihaknya meminta para pengusaha cabai dapat memenuhi kebutuhan dalam daerah sebelum dikirim ke luar daerah agar tidak terjadi kenaikan harga lagi.

Mutawalli membantah, jika kenaikan harga cabai disebabkan adanya penimbunan oleh para pengusaha, sebab cabai merupakan komoditas pertanian tidak tahan lama.

“Kalau pengusaha menimbun, mereka akan rugi, karena cabai cepat busuk,” ujarnya.

Karena itu, dia berharap untuk menjaga harga cabai stabil masyarakat diminta memanfaatkan pekarangan untuk menanam cabai sendiri, sehingga tidak tergantung dengan harga pasar.

Selain terjadi kenaikan terhadap cabai rawit, menurutnya, harga cabai merah besar juga naik, tapi tidak signifikan, yakni dari Rp38 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram.

Selain itu, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp17 ribu per kilogram menjadi Rp18 ribu per kilogram, sedangkan tomat masih pada harga yang cukup bagus, yakni Rp10 ribu per kilogram.

“Tomat biaya produksinya per kilogram Rp4.000, jadi kalau dijual Rp10 ribu per kilogram petani sudah untung. Kalau cabai biaya produksi per kilogram Rp18.500,” katanya.

Sementara menyinggung harga daging ayam broiler saat ini masih stabil, yakni Rp30 ribu per kilogram, begitu juga dengan daging sapi Rp120 per kilogram. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.