FKUB Sikka Sikapi Penyerangan di Gereja Gamping

Editor: Koko Triarko

166

MAUMERE – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Sikka, mengutuk keras aksi penyerangan di salah satu gereja di kecamatan Gamping, kabupaten Sleman, Yogyakarta, dan mengimbau kepada segenap umat beragama di kabupaten Sikka, untuk tetap menjaga kerukunan.

“Kami para tokoh agama di kabupaten  Sikka, menyatakan sikap mengutuk perbuatan penganiayaan bahkan sampai menghilangkan nyawa para tokoh agama yang terjadi di beberapa wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,”ujar ketua FKUB Sikka, Romo Edwald Sedu, Pr., Rabu (14/2/2018).

Dikatakan Romo Edwald, pihaknya mengapresiasi langkah Polres Sikka yang sudah lebih dahulu melakukan rapat koordinasi dengan para tokoh agama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kabupaten Sikka.

Danlanal Maumere, Kolonel Marinir Sumantri. -Foto: Ebed de Rosary

Sementara itu, Ketua Pembina Agama Budha kabupaten Sikka, Stevanus Lengkong, berharap ada kerja sama antarpemeluk agama di kabupaten Sikka untuk selalu menjaga kerukunan beragama yang telah lama terjalin dan terjaga dengan baik.

“Kami agama Budha menggagap, bahwa semua yang ada di sekitar adalah saudara-saudara kita semua. Untuk itu, kami selalu membangun komunikasi dengan semua tokoh agama untuk menciptakan suasana kekeluargaan antarsemua pemeluk agama,”ujarnya.

Baca: Aiptu Almunir, Sosok Peringkus Penyerangan di Gereja Gamping

Ketua MUI Kabupaten Sikka, H. Zaenal Haq, juga mengutuk pelaku penyerangan gereja di Sleman, Yogyakarta. Zaenal mengaharapkan, agar pelaku diproses hukum dan FKUB menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

“Kami berharap, agar antara pemeluk agama di Indonesia saling menghormati sebagai sesama ciptaan Tuhan. Kita umat Islam sangat membenci kekerasaan”, ungkapnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Polres Sikka ini dipimpin Komadan Pangakalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Maumere, Kolonel Marinir Sumantri dan Kapolres Sikka, AKBP Rickson P.M Situmorang, S.IK.

Kolonel Sumantri berharap kerukunan antar umat beragama di kabupaten Sikka yang selama ini telah terjalin dapat terus terjaga dan terpelihara. Ia juga berharap, agar umat beragama bisa hidup tentram dan menjalankan ibadahnya masing-masing dengan khusyuk.

“Masing-masing umat beragama dapat saling bekerja sama menjaga keamanan dan kedamaian di kabupaten Sikka. Kasus yang terjadi di Sleman, Yogyakarta supaya jangan sampai terjadi di wilayah kabupaten Sikka,” pintanya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.