Ganda Putri Indonesia Tak Prioritaskan Uber di 2018

196
Ilustrasi bulutangkis - Foto: Dokumentasi CDN

JAKARTA – Nomor ganda putri Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tidak memprioritaskan prestasi di Piala Uber 2018 yang akan digelar di Thailand pada 20-27 Mei mendatang.

Kepala pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian menyebut, nomor ganda putri Indonesia memprioritaskan ajang Asian Games dan turnamen perorangan di 2018 ini. “Piala Uber 2018 bukan prioritas, untuk tahun ini yang utama adalah Asian Games dan turnamen-turnamen perorangan,” kata Eng Hian, Jumat (23/2/2018).

Tidak dijadikannya Piala Uber sebagai prioritas, dikarenakan ganda putri hanya mengirimkan pemain ke turnamen yang sekiranya bisa memberikan prestasi tertinggi sebagai juara.

Eng Hian menyebut, peluang tim Indonesia di Piala Uber 2018 tidak begitu besar untuk menjadi juara. “Kita lihat kekuatan tim uber kita, kalau jadi juara sangat kecil kemungkinannya, bukan saya under estimate kekuatan kita. Seperti di Kejuaraan Beregu Asia, kalau boleh dibilang seharusnya kita berhasil, tapi ya maksimal kita segitu kita masih di bawah tim elit Asia seperti Jepang, China, Korea Selatan, bahkan India sekalipun,” tandasnya.

Karena itu, berdasarkan pengamatan Eng Hian, ada sisi baik untuk menurunkan pemain yang lebih muda ke Piala Uber 2018. Kompetisi tersebut dijadikan sebagai sarana memberikan pengalaman berkompetisi. Sementara pemain senior terus digojlok dengan mengikuti turnamen perorangan.

“Kalau memungkinkan saya beri pengalaman turnamen ke pemain yang lebih muda, saya akan lakukan, tapi kembali lagi tergantung pada PBSI. Karena tahu sendiri, di Indonesia kalau tidak juara artinya gagal, ekspektasinya terlalu tinggi, padahal kita harus melihat kapasitas pasukan kita karena untuk mendapatkan gelar juara tahun ini belum-lah, lebih baik siapkan untuk generasi berikutnya,” tambahnya.

Untuk pemain utama Eng Hian menargetkan capaian yang berbeda-beda bagi setiap pasangan. Pasangan yang kini jadi pilar utama ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dengan kapasitas yang dimiliki berpeluang mendapatkan gelar sebanyak-banyaknya dengan prioritas prestasi di All England, Indonesia Open dan Kejuaraan Dunia. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...