Harga Cengkih di Ternate, Naik

260
Ilustrasi. Cengkih yang dijemur. Dokumentasi CDN

TERNATE  – Harga cengkih di Ternate, Maluku Utara (Malut), pada pekan ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Gwan, seorang pengusaha pengumpul hasil bumi, Kamis, menyebutkan harga cengkih di Ternate yang pada pekan lalu Rp95.000/Kg, pada pekan ini naik menjadi Rp97.000/Kg. Kenaikan terkait biaya transportasi di daerah tujuan.

Namun, kenaikan harga cengkih itu tidak membuat banyaknya transaksi penjualan dari petani ke pengusaha pengumpul, karena belum memasuki musim panen.

Ia mengatakan, untuk harga komoditas perkebunan lainnya seperti biji pala, fuli pala, kopra dan kakao tetap bertahan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Harga biji pala kualitas super, yang di Ternate dikenal dengan nama pala botak dengan ciri biji besar bulat dan tidak mengkerut, Rp60.000/Kg, sedangkan biji pala dengan kualitas standar dan biji pala hancur masing-masing Rp55.000/Kg dan Rp22.000/Kg.

Harga fuli pala Rp130.000/Kg dan kopra Rp7.300/Kg dengan kadar sesuai standar, sedangkan kopra dengan kadar air di atas standar harganya Rp6.300/Kg. Sementara itu, harga kakao Rp20.000/Kg.

Khusus untuk harga kopra yang kini hanya Rp7.300/Kg membuat para petani kelapa di daerah ini tidak bersemangat untuk memproduksi kopra, karena harga seperti itu nyaris tidak bisa menutupi biaya produksi.

Para petani kelapa di daerah ini mengharapkan harga kopra bisa naik minimal Rp10.000/Kg, seperti pada beberapa bulan lalu agar mereka selain bisa menutupi biaya produksi, ada pendapatan lebih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.