Hasto Minta HIPMI Kulonprogo Tangkap Peluang Adanya Bandara NYIA

198
Lokasi pembangunan NYIA di Kulonprogo. -Dok: CDN

YOGYAKARTA – Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo, mendorong Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) setempat menangkap peluang pertumbuhan ekonomi seiring pembangunan New Yogyakarta International Airport.

Hasto mengatakan ke depan Kabupaten Kulon Progo akan menjadi kota industri luar biasa, dan banyak sektor akan terangkat mulai dari infrastruktur, logistik, pariwisata, sampai perumahan.

“Kondisi saat ini dan prospek Kulonprogo ke depan perlu segera direspon oleh seluruh komponen, termasuk pengusaha muda,” kata Hasto, Selasa (27/2/2018).

Ia mengatakan, Kulonprogo akan mengalami perubahan ekonomi secara signifikan. Ketika mega proyek itu berjalan, Kulon Progo akan menjadi sebuah kabupaten yang berasa metropolitan. Hal tersebut merupakan efek geliat ekonomi berbagai mega proyek yang akan memobilisasi aktivitas manusia, barang, dan jasa yang lebih besar.

Hal itu harus direspon cerdas dan cepat oleh pengusaha muda lokal Kulonprogo yang peka akan adanya peluang yang ada, agar memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat Kulon Progo.

“Kami berharap kepada Hipmi Kulon Progo agar peranannya senantiasa dapat melibatkan masyarakat, terutama masyarakat miskin, sehingga tingkat pengangguran dan kemiskinan berkurang,” katanya.

Ketua Hipmi Kulonprogo, Andrie Pratama, mengatakan sejauh ini, Hipmi Kulonprogo belum terilibat dalam mega proyek di wilayah ini. Ia mengaku Hipmi Kulonprogo kesulitan mengakses informasi dan kesulitan terlibat dalam mega proyek.

“Selama ini, kami kesulitan mendapat informasi program pembangunan di Kulonprogo. Kami mendapat informasi dari rekan Hipmi di pusat,” katanya.

Ia mengaku, Hipmi Kulonprogo tidak banyak terlibat dalam pembangunan megaproyek. Hipmi lebih banyak berkiprah di luar Kulonprogo.

“Pada dasarnya Hipmi siap terlibat dalam mega proyek Kulonprogo, tapi realitasnya kami kesulitan masuk dalam mega proyek,” kata dia.

Saat ini, kata Andrie, Hipmi sedang menggarap wisata Kebun Teh Nglinggo-Tritis. Harapannya, kebun teh yang hanya dikunjungi wisatawan pada Sabtu dan Minggu, ke depan bisa setiap hari. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...