Indonesia-Maroko Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan

191
Ilustrasi bendera Maroko/Dokumentasi CDN

JAKARTA – Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir, melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Luar Negeri Maroko, Mounia Boucetta, membahas berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Maroko.

“Kami menerima kunjungan dari Wakil Menteri Luar Negeri Maroko. Pertemuan kami intinya adalah mencoba membahas bagaimana caranya memajukan hubungan dan kerja sama kedua negara. Secara bilateral, tantangan kita adalah bagaimana menerjemahkan hubungan yang baik dalam kerja sama yang saling menguntungkan,” kata Wamenlu A.M. Fachir di Jakarta, Selasa.

Menurut Wamenlu RI, untuk meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara, para pebisnis Indonesia harus dapat diterima dengan baik di Maroko, dan salah satu caranya adalah melalui perjanjian.

“Dalam pertemuan, saya menekankan perlunya para pelaku bisnis Indonesia diterima dan difasilitasi dengan baik di Maroko, antara lain melalui perjanjian, seperti PTA (perjanjian perdagangan istimewa),” ujar Fachir.

Dia menyebutkan bahwa pada Januari lalu, pemerintah Indonesia telah menyampaikan draf Perjanjian Perdagangan Istimewa (Preferential Trade Agreement/ PTA) kepada pemerintah Maroko.

“Kita meminta supaya ada time frame yang sesingkat mungkin agar perjanjian itu segera terealisasi karena itu akan membantu para pelaku bisnis untuk semakin meningkatkan kinerja mereka,” ucap Wamenlu Fachir.

Dia menambahkan, salah satu alasan utama Indonesia mendorong adanya PTA antarkedua negara karena volume perdagangan bilateral RI-Maroko menurun.

“Kita melihat ada penurunan volume perdagangan, ini salah satu hal yang mendorong kita untuk merealisasikan fasilitas PTA itu,” katanya.

Fasilitas PTA juga akan membantu Indonesia untuk mendapatkan produk-produk yang diperlukan dari Maroko, salah satunya fosfat, yang diperlukan untuk membuat pupuk.

“Kebutuhan pupuk kita dapat terpenuhi dengan potensi fosfat yang dimiliki oleh Maroko,” ucap Wamenlu RI. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.