Komisi Vl DPR RI Sesalkan Ketidakhadiran Gubernur NTB

Editor: Koko Triarko

242
Ketua rombongan Komisi Vl DPR RI, Bowo Edi Pangestu/Foto: Turmuzi

MATARAM – Sejumlah anggota Komisi Vl Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, mengaku kecewa dan merasa tidak dihargai oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di NTB.

Kekecewaan dan kekesalan tersebut diluapkan pimpinan dan sejumlah anggota Komisi VI di hadapan jajaran Kepala OPD di ruang rapat utama kantor Gubernur NTB, Selasa (27/2/2018).

“Kalau begini caranya, Gubernur NTB tidak menganggap kami sebagai DPR, dan kami sangat menyesalkan atas ketidakhadiran Gubernur NTB, padahal kedatangan Komisi Vl DPR RI untuk membantu kesulitan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat NTB”, kata Ketua rombongan Komisi Vl DPR RI, Bowo Edi Pangestu.

Dikatakan, kedatangan Komisi Vl DPR RI ke NTB, selain dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan dan penganggaran juga membawa seluruh mitra, baik Kementerian Perdagangan, Koperasi, Perindustrian kemudian BUMN.

Semua mitra dibawa untuk mencari permasalahan di NTB di banyak bidang, serta mencari solusinya, supaya persoalan listrik, BBM, pupuk, pelabuhan bisa diselesaikan dalam forum rapat dengan gubernur.

“Tapi, karena gubernur tidak hadir, saya pikir sangat disesalkan, gubernur tidak care (peduli) dengan komisi Vl DPR RI untuk menyelesaikan persoalan NTB”, katanya.

Kalau sudah tidak care, lanjutnya, bagaimana mungkin DPR mau memperjuangkan anggaran bagi daerah NTB? “Sementara yang punya daerah tidak membutuhkan kami, bagaimana mau diperjuangkan”, katanya.

Padahal, lanjutnya lagi, surat pemberitahuan kunjungan telah dilakukan sejak tiga minggu lalu, bahkan sewaktu hendak mendarat, protokol Pemprov NTB, menyatakan gubernur siap menerima, tapi sekarang bilang sedang di luar kota.

“Saya yakin, Gubernur ada di NTB, kalau memang  ada kita tunggu, kalau tidak kita tunda untuk melanjutkan forum ini, supaya bisa saling menghargai”, tegasnya.

Bowo pun mengingatkan Pemda NTB, bahwa persoalan pupuk, listrik dan BBM ada di Komisi Vl, kalau Pemprov NTB tidak menghargai, DPR juga tidak akan memperjuangkan anggaran untuk NTB.

Aryo Bimo, anggota Komisi Vl DPR RI, mengaku, baru kali ini kunjungan DPR tidak direspon dengan baik oleh gubernur. Dalam beberapa kunker ke daerah lain, sambutan Pemda cukup baik, dengan dihadiri gubernur.

“Saya memahami Gubernur NTB saat ini sedang sibuk promosi menjadi Cawapres, tapi jangan melupakan tugasnya. Kami datang dan ingin tahu kesulitan masyarakat NTB”, katanya.

Terpisah, juru bicara Pemprov NTB, Irnadi Kusuma, mengatakan, Gubernur NTB tentu sangat menghargai Kunker Komisi Vl DPR RI dan ingin menemui, tapi karena adanya kesibukan lain yang juga penting, tidak bisa menemui.

Baca Juga
Lihat juga...