KPU Balikpapan: Partai Pengusung Bisa Usulkan Pengganti

Editor: Irvan Syafari

200
Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha/Foto: Ferry Cahyanti.

BALIKPAPAN — Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan Noor Thoha menyatakan, apabila ada peserta yang tidak bisa mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), maka partai pengusung bisa mengusulkan untuk menggantinya. Diketahui, bakal calon Wakil Gubernur Kaltim nomor urut 1 Nusyirwan Ismail meninggal, Selasa siang (27/2).

Dijelaskannya, dalam Peraturan KPU nomor 3 Tahun 2018 pasal 79, 80 dan 81 yakni ada tiga hal yang bisa dilakukan pergantian.

“Pertama karena berhalangan tetap karena meninggal, kemudian dijatuhkan hukuman oleh Pengadilan berdasarkan kekuatan hukum yang tetap dan ketiga karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan,” terangnya saat dihubungi Selasa, (27/2/2018).

Berdasarkan PKPU tersebut partai pengusung diberi batas minimal 30 hari atau pada 26 Mei 2018 sebelum pencoblosan Pemilihan Gubernur Kaltim.

Dalam proses tersebut tetap terdapat proses verifikasi berkas dan tes kesehatan yang dilakukan KPU. Kemudian baru bisa menjadi peserta pemilihan Gubernur Kaltim.

“Nanti juga ada tahapan verifikasinya, jadi masih ada waktu untuk mengusulkan pergantian oleh partai pengusung ,” bebernya.

Untuk diketahui, Wakil Wali Kota Samarinda non aktif yang juga calon Wakil Gubernur Kaltim Nusyirwan Ismail yang diusung Partai Golkar dan Nasdem telah meninggal, Selasa siang (27/02). Nusyirwan berpasangan dengan Sofyan Hasdam yang diusung Partai Golkar dan Nasdem.

Sementara itu, KPU Provinsi Kaltim menunggu surat berhalangan tetap dari pas‎lon yang diusung Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Baca Juga
Lihat juga...