Margin Winaya: Hidup Sekali Harus Berarti

Editor: Irvan Syafari

431
Margin Winaya dalam sebuah wawancara di Grand Indonesia, Jakarta/Foto: Akhmad Sekhu.

JAKARTA — Dunia hiburan selalu melahirkan talenta baru yang berbakat. Termasuk di antaranya Margin Winaya yang memulai karirnya dari kecil biasa bergaya sebagai model dan meraih kejuaraan tingkat provinsi dan Jakarta. Ia termotivasi hidup sekali harus berarti jadi ia terus mengupayakan agar karirnya terus semakin berkembang

Wajahnya yang mirip Dewi PersSik membuat dirinya lebih gampang dikenal orang. Dalam sinetron Centini (2016), ia pun akting bareng Dewi Perssik. Dia berperan sebagai Diva Syalala palsu untuk menggantikan Diva Syalala asli yang diperankan Dewi Perssik. Ia juga main dalam sinetron Manusia Harimau dan drama seri kolosal Saur Sepuh (2016).

“Untuk main film atau sinetron, saya biasanya ikut kasting, kalau diberitahu terpilih, barulah saya ikuti prosesnya, mulai dari reading sampai akhirnya syuting,” kata artis Margin Winaya kepada Cendana News di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, perempuan kelahiran Bandung, 8 Juli 2000, itu menerangkan perannya dalam film terbarunya berjudul Meet Me After Sunset yang juga melalui tahap seperti biasanya.

“Saya juga ikut kasting, begitu terpilih langsung reading untuk kemudian syuting, prosesnya tidak terlalu lama,” terangnya.

Menurut putri pasangan Antonius Gabriel dan Beatrix Citra Theresia, itu cinta tak selalu berkontak fisik tapi bisa diungkapkan dengan ekspresi, atau kata-kata. Tidak harus berpacaran yang pegang-pegangan tangan, ciuman atau hal-hal lain yang lebih jauh lagi.

“Papaku sangat ketat sekali dari dulu tidak membolehkan aku pacaran jadi aku sudah terbiasa seperti itu,” ungkapnya.

Dulu Margin pernah menjadi pemeran figuran dalam film Nyi Roro Kidul Project tahun 2014 yang dibintangi antara lain Randy Pangalila, Vebby Palwinta, Fauzan Nasrul, Raquel Katie Larkin, Andrew Andika.

“Meski peranku sangat kecil tapi berkesan sekali karena itu awal pengalaman aku terjun dalam dunia perfilman, “ bebernya.

Obsesi Margin terpicu karena menyukai menonton film Hollywod maupun Bollywood. Dia ingin seperti mereka yang karirnya berkibar dalam dunia perfilman internasional.

“Aku suka mereka, kenapa aku tidak bisa saperti mereka? Karena kesuksesan mereka tentu tidak terjadi begitu saja melainkan penuh perjuangan. Ini yang memotivasi aku untuk terus belajar agar bisa sukses seperti mereka, “ paparnya panjang lebar.

Selain akting, ia juga menyanyi dan telah mengeluarkan beberapa single dangdut, seperti di antaranya lagu “Rasa Itu”, “Aku Hanya Ingin Bahagia”, “I am Falling in Love”, “Pacar 5 Langkah”, “Janji Allah”.

Harapan Margin karirnya dalam dunia hiburan akan lebih berkembang. “Hidup kita hanya sekali harus berarti jadi harus terus mengupayakan agar karir berkembang,” tegasnya.

Persaingan antar artis tak membuatnya gentar, bahkan menjadikannya sebagai motivasi.

“Biasalah dalam karir apapun pasti ada persaingan, yang penting persaingannya sehat dan fair, aku juga menjalani karir sebaik-baiknya,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...