Mbak Tutut: Tugas Pasma KRN Menjaga NKRI

1.044

BITUNG – Siti Hardiyanti Rukmana, familier disapa Mbak Tutut, mengajak kepada seluruh peserta pasukan utama (pasma) kirab remaja nasional (KRN), untuk senantiasa mengajak masyarakat lebih mencintai Tanah Air dan menjaga NKRI.

Ketua Dewan Pembina Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional (PPUKRN) tersebut juga mengimbau, agar kegiatan kirab remaja nasional yang kembali digelar tahun ini tak sekadar seremonial.

“Selain mengawal bendera dan simbol negara, tugas pasukan KRN juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai Tanah Air Indonesia, menjaga NKRI, meneladani nilai gotong-royong, saling menghargai dan menjadi pelopor di lingkungan masing-masing”, tegas Mbak Tutut, putri Presiden Kedua RI, HM Soeharto, dalam pelepasan pasukan Kirab Remaja Nasional 2018, di Tugu Monumen Trikora, Kepulauan Lembeh Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (10/2/2018).

Siti Hardiyanti Rukmana, Mbak Tutut, memberikan secara simbolis bantuan beasiswa kepada peserta KRN 2018. -Foto: Ist.

Selain melepas kirab yang diikuti peserta dari Indonesia dan mengikuti apel kebangsaan,  Mbak Tutut juga menandatangani secara simbolis bantuan beasiswa serta renovasi dan pengecatan ulang kawasan tugu monumen bersejarah tersebut.

Mbak Tutut mengatakan, Tugu Monumen Trikora sarat makna perjuangan pahlawan, dan diharapkan semua pasukan utama, purna pasukan utama dan masyarakat untuk tetap menjaga dan mempertahankan NKRI.

Sementara itu, Ketua PPUKRN, Yosef Falentino, mengatakan, bahwa peserta KRN 2018 bersama warga, juga akan melakukan penanaman bibit mangrove di Pulau Lembeh Bitung dan pembersihan di sekitar pulau tersebut.

“Kegiatan KRN ini rencananya juga akan diadakan  pada Agustus 2018, atas permintaan Gubernur Sulawesi Selatan. Asisten Gubernur Sulsel telah menghubungi pengurus PPUKRN, agar dapat mengadakan kegiatan kirab, yang direncanakan digelar di perbatasan negara Fhilipina”, katanya.

Apel Kebangsaan KRN 2018 di kawasan Monumen Trikora Sulawesi Utara. -Foto: Ist.

Dalam KRN 2018 di Sulawesi Utara ini, perhelatan akbar KRN pada kurun 1990-1995 ditampilkan kembali oleh Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional, dengan menempuh rute empat kabupaten/kota, yakni  Manado, Bitung, Minahasa dan Tomohon, Sulawesi Utara.

Baca Juga
Lihat juga...