Novel Baswedan: Saya Tidak Pernah Melihat Langsung Pelaku Penyiram Air Keras

Editor: Irvan Syafari

304
Novel Baswedan saat berada di rumah kediamannya/Foto: Eko Sulestyono.

JAKARTA — Hingga saat ini pihak kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya belum berhasil mengungkap peristiwa teror berupa penyiraman air keras yang menimpa wajah dan mata Novel Baswedan. Dia selama ini dikenal sebagai salah satu penyidik senior yang bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Polda Metro Jaya dibantu Mabes Polri sedikitnya sudah membuat sekitar tiga sketsa wajah yang diduga sebagai pelaku teror terhadap Novel Baswedan.

Sketsa tersebut sebenarnya sudah lama dibuat dan juga sudah disebarluaskan kepada masyarakat. Namun sayangnya hingga saat ini belum ada satupun pelaku teror yang ditangkap atau diamankan.

Saat ditanya sejumlah wartawan, dia mengaku sama sekali belum pernah melihat gambar 3 sketsa wajah terduga pelaku teror tersebut. Bahkan dirinya merasa keberatan atau tidak bersedia melihat gambar sketsa wajah terduga pelaku penyiram air keras ke wajah dan matanya.

Novel merasa bahwa dirinya sebenarnya tidak perlu melihat sketsa tersebut. Pada saat peristiwa penyiraman air keras tersebut terjadi dirinya tidak sempat melihat atau mengamati wajah pelakunya, karena di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) penerangannya minim.

Menurut Novel kejadiannya berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik usai menyiramkan cairan air keras, pelakunya langsung kabur melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor. Tak lama kemudian Novel merasakan panas dan sakit yang luar biasa usai tersiram cairan yang kemudian diketahui merupakan bahan kimia jenis air keras.

“Saya tidak pernah melihat secara langsung wajah pelaku yang diduga sebegai penyiram air keras ke wajah dan mata saya, kejadiannya begitu cepat. Kemungkinan tidak banyak orang yang tahu, karena sepagi itu jarang orang yang lalu lalang. Jadi menurut saya tidak perlu melihat sketsa wajah pelakunya,” jelasnya di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Baca Juga
Lihat juga...