PA Banjarbaru Canangkan Zona Bebas Korupsi

249
Ilustrasi - Dok: CDN

BANJARBARU – Pengadilan Agama Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mencanangkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih serta melayani di lingkungan setempat.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kalsel, M Saleh, mengatakan pencanangan bertujuan mewujudkan institusi PA bebas korupsi dan aparaturnya bersih serta siap melayani masyarakat.

“Pencanangan ini sebagai komitmen kami mewujudkan kinerja setiap aparatur bebas korupsi dan menjadi birokrat yang bersih dan melayani,” ujarnya, di sela-sela pencanangan, Rabu (14/2/2018).

Ia mengatakan, pihaknya memberikan penghargaan kepada Pemkot Banjarbaru karena mendukung langkah Pengadilan Agama (PA) yang ingin mewujudkan zona bebas korupsi.

Di sisi lain, seluruh aparatur di lingkup PA Banjarbaru siap menjalankan tugas sebaik-baiknya dan melayani masyarakat sesuai keperluannya, sehingga mereka merasa puas atas pelayanan itu.

“Zona bebas korupsi dan aparatur yang bekerja sesuai tugas dan fungsinya siap melayani masyarakat merupakan wujud mendukung program pemerintah yang bebas korupsi,” ungkapnya.

Disebutkan, Banjarbaru menjadi salah satu daerah dari 13 kabupaten dan kota di Kalsel yang mendukung pencanangan zona integritas untuk menciptakan satu lembaga bebas korupsi.

“Banjarbaru dan Kabupaten Barito Kuala merupakan dua daerah yang ikut mendukung zona integritas di lingkungan PA dan kami sangat mengapresiasi yang dilakukan Pemkot Banjarbaru,” katanya.

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, mengatakan, langkah pencanangan zona integritas bebas korupsi di lingkungan PA sebagai komitmen bersama membangun sistem yang bebas korupsi.

“Harapan kami, pencanangan zona integritas tidak hanya berhenti setelah terwujudnya wilayah bebas korupsi saja, lalu semuanya mengendur, tetapi harus dijaga komitmennya,” ujar dia.

Diharapkan pula, komitmen yang dibangun mampu menjadi penyemangat bagi segenap aparatur PA melaksanakan semua ketentuan dan pemberantasan KKN, serta reformasi birokrasi.

“Pelayanan publik harus didukung pengawasan yang dilaksanakan secara konsisten, sehingga zona integritas bebas korupsi terwujud, di samping aparatur yang bersih serta melayani,” katanya.

Sementara itu, kegiatan dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Kalsel, Firdaus M Arwan, Ketua PA se Kalsel, dan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Banjarbaru dan undangan lainnya.

“Pencanangan zona integritas bebas korupsi sejalan dengan slogan Pemkot Banjarbaru yakni mewujudkan Banjarbaru Kota Berinovasi,” ujar Ketua PA Kota Banjarbaru, Jati Muharramsyah. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...