Pembangunan Pasar Raya Padang Telan Anggaran Rp247,2 Miliar

Editor: Koko Triarko

125
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

PADANG — Pasar Raya yang merupakan pusat perbelanjaan di Kota Padang, bahkan di Sumatera Barat, perlu mendapatkan infrastruktur yang memadai. Pemerintah Kota Padang pun berkomitmen untuk membangun kembali fisik Pasar Raya Padang yang rusak akibat gempat 2009, lalu.

“Di Sumatera Barat, bangunan-bangunan akibat gempa itu secara berangsur telah dibangun kembali, seperti halnya di bangunan yang ada di Pasar Raya Padang,” kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, saat meresmikan bangunan baru Pasar Raya Padang, yang sebelumnya rusak akibat gempa 7,6 Skala Richter pada 30 September 2009. Pembangunan Pasar Raya menelan anggaran senilai Rp247,2 miliar.

Wali Kota Padang, Mahyeldi./Foto: M. Noli Hendra

Irwan berharap, dengan adanya infrastruktur yang sangat bagus di Pasar Raya Padang, turut memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat saat berbelanja di Pasar Raya. Apalagi, di Pasar Raya Padang memiliki empat bangunan, yakni Blok I, II, III, dan IV, yang menjual berbagai kebutuhan.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi, mengatakan dilihat dari jumlah dana pembangunan Blok I sampai dengan Blok IV secara keseluruhan dibutuhkan dana sebesar Rp247.200.000. Hal tersebut belum termasuk dana operasional dan rehab bangunan seperti penambahan akses dan pembangunan tangga di Blok II dan IV yang dinilainya ratusan juta rupiah.

Dengan rincian dana untuk Blok I menghabiskan dana Rp64 miliar yang bersumber dari APBD Kota Padang. Blok II menghabiskan Rp72 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi. Blok III menghabiskan Rp87,5 miliar yang bersumber dari ABPD Kota Padang. Blok IV menghabiskan Rp23,7 miliar yang bersumber dari APBD Kota Padang dan Dana TP.

“Khusus untuk Blok I, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah melakukan kajian untuk pembangunan tangga naik dari arah Jalan Sandang Pangan langsung ke Lantai II Blok I,” jelasnya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan jumlah petak kios dan meja batu di Blok I sampai Blok IV mencapai 3.025 petak.

Di samping untuk menampung eks pedagang Inpres I, II, III, IV bangunan baru juga dilengkapi dengan shelter evakuasi tsunami. Tempat parkir sementara itu Blok III Lantai 3 juga akan dijadikan Pusat Perdagangan dengan menempatkan produk unggulan 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Lalu akan ada Kantor Lurah Kampung Jao. Di Lantai 4 juga dilakukan kajian untuk dijadikan mall pelayanan publik.

“Ditargetkan pada 2019 seluruh pasar-pasar pembantu sudah selesai di revitalisasi,” tegasnya.

Mahyeldi mengatakan, di Pasar Raya terdapat 3.000 lebih pedagang yang beragam, mulai dari berdagang sayur-sayuran, beras, daging sapi, ayam potong, dan komiditas lainnya.

Selain telah membangun fisik pasar, untuk mendukung aktivitas masyarakat, Pemerintah Kota Padang turut memprerbaiki trotoar dengan menghabiskan dana sebesar Rp7,1 miliar. Trotoar yang diberbaiki itu mulai dari Simpang Kandang dan hingga ke Permindo.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Lihat juga...