Pemkot Surabaya Kenalkan Industri Kreatif kepada Para Pelajar

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini - Dok CDN

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengenalkan manfaat industri kreatif sejak dini kepada para pelajar SMP di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Selasa.

“Ada banyak pelajaran di luar sana yang sangat luas untuk dipelajari,” kata Risma saat memberikan pembekalan kepada siswa SMP.

Risma ingin menegaskan kepada anak-anak bahwa belajar tidak melulu matematika dan lain-lain, tetapi ada banyak hal salah satunya industri kreatif.

“Dengan adanya pembekalan semacam ini, ke depan mereka bisa menentukan mau ke mana sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki,” katanya.

Selain itu, Risma juga menekankan kepada anak-anak bahwa gadget yang dimiliki setiap pelajar harus dipergunakan sebaik mungkin karena sebagian besar anak-anak belum mengetahui bagaimana cara menyebarkan konten-konten positif melalui media sosial yang mereka miliki.

“Manfaatkan teknologi atau media sosial dengan kebaikan, bukan sebaliknya,” katanya.

Ke depan, lanjut dia, pengenalan industri kreatif akan terus berlanjut karena dinilai penting bagi masa depan anak-anak. “Kalau tertarik mereka bisa mengikuti terus programnya,” katanya.

Aktor sekaligus pelaku industri kreatif Dennis Adishwara yang dipercaya sebagai narasumber menjelaskan kepada pelajar SMP bagaimana cara mendapat followers atau pengikut dan memaksimalkan media sosial instagram dengan cara yang bermanfaat, kreatif dan lucu.

“Ada banyak caranya, salah satunya membalas komentar, interaktif di sosial media dan mengisi konten serta aktivitas yang menginsiprasi banyak orang,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhamad Najib Wahito menuturkan dari kaca mata KPK. Menurutnya, kegiatan semacam ini bagus untuk pelajar.

Sebab, kata dia, wali kota Risma kerap menyelipkan nilai-nilai kejujuran dalam sambutannya kepada pelajar SMP. “Hal ini bagus, karena sosialisasi pencegahan korupsi sudah dilakukan sejak kecil dan tentu ini menjadi perhatian kami karena akan membangun karakter anak di masa depan,” ujar Najib.

Ditanya maksud dan tujuan datang ke Surabaya, Najib menuturkan bahwa dirinya melalui Supervisi pencegahan KPK sedang melakukan pendampingan terhadap provinsi/kabupaten dan kota di Jawa Timur, termasuk Surabaya.

“Saat ini kami sedang menyusun rencana aksi dan sedang dalam proses,” katanya (Ant).

Lihat juga...