Pemprov DKI Akan Pasang 60 Ribu CCTV di Jakarta

Editor: Irvan Syafari

197
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno saat di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018)/Foto: Lina Fitria.

JAKARTA —- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasang closes circuit television (CCTV) di seluruh wilayah Ibu Kota. Lantaran beberapa waktu lalu terjadi pelecehan seksual terhadap wanita yang terjadi di kawasan Cipinang, Jakarta Timur yang terekam oleh CCTV.

Menangapai hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno akan memasang sebanyak 60.000 ribu CCTV di Ibu Kota. Pemasangan CCTV itu untuk mencegah tindakan kriminal, termasuk pelecehan seksual di Jakarta.

“Kami ingin memasang 60.000 CCTV di seluruh wilayah Jakarta,” kata Sandi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Pasalnya, kata Sandi, Pemprov DKI baru memiliki 6.000 CCTV. Dia menilai itu jumlah itu baru 10 persen untuk mengawasi pelecehan seksual, yang selalu menjadi korbannya wanita. Pemasangan CCTV itu bertujuan menjadikan Jakarta sebagai Kota yang aman.

“Salah satu tujuannya adalah to make Jakarta safe. Jadi bukan hanya smart tetapi juga aman,” pungkasnya.

Setelah itu dirinya mengaku sudah mengusulkan beberapa program dari Diskominfotik mengenai rencananya mencegah tindakan kriminal di Jakarta.

“Nah ini yang akan kita dorong. Teman-teman dari Diskominfotik sudah mengajukan beberapa program, karena kita ingin menjadi kota aman,” ungkapnya.

Sandi memastikan, Diskominfotik akan memasangkan CCTV di seluruh Jakarta. Dia berharap pemasangan ini cepat terlaksana.

“Program ini kita dorong terus. Tapi harus ada kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha agar lima tahun bisa tercapai,” tandasnya.

Mengacu pada kasus itu dia menilai selama ini CCTV yang ada di Jakarta belum dioptimalkan memberikan keamanan bagi warga. Nanti, CCTV akan ditempatkan di tempat-tempat rawan kejahatan.

“CCTV selama ini hanya digunakan untuk utilitas, komunikasi maupun mobilitas dari bisnis digital,” jelasnya.

Pemasangan CCTV ini Pemprov akan bekerjasama dengan dunia usaha dalam di Jakarta. “Bahwa CCTV ini bisa juga kerja sama antara Pemprov dengan dunia usaha,” imbuhnya.

Sebelumnya, pelecehan seksual kepada wanita terjadi di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Tindakan tersebut terjadi pada seorang wanita berinisial DKY. Aksi tersebut terekam CCTV.

Kejadian itu baru terungkap setelah korban membuat laporan ke polisi pada Senin 12 Februari, kemarin. Video pelecehan seksual iti kemudian menjadi viral di media sosial.

Kapolsek Jatinegara Kompol Supadi menjelaskan kejadian itu sendiri terjadi pada Selasa 6 Februari 2018, sekitar pukul 19.30 WIB malam.

“Saat itu korban sedang berjalan ke warung dekat rumah, tiba-tiba korban disekap matanya dan diremas payudaranya dari belakang. Karena korban berontak, maka kepala korban ditekan ke aspal oleh pelaku,” tutupnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.