Pemprov DKI Dukung Kemenhub Soal Uji KIR pada Taksi Online

Editor: Irvan Syafari

173
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno saat di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018)/Foto: lina Fitria.

JAKARTA —- Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan, para pengemudi taksi online tunduk pada peraturan yang dibuat oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Lantaran dia tidak ingin terlibat banyak mengenai demo taksi online yang terjadi di sejumlah lokasi.

“Saya kembalikan peraturan dan ketentuannya,” kata Sandi di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Menurutnya, jika ada yang belum lulus uji KIR, maka resikonya harus mengikuti aturan dari Kemenhub. Dia pun menyerahkan kebijakan tersebut kepada Kemenhub.

“Kalau mereka tidak lolos, tentunya sesuai dengan peraturan yang dibuat,” ucapnya.

Sandi pun dengan tegas bahwa Pemprov DKI berada di posisi Kemenhub. Pemprov DKI akan membantu Kemenhub menegakkan peraturan di kalangan transportasi online.

“Kemenhub sudah mensyarakatkan, mereka harus lolos dan kita akan bantu Kemenhub untuk penegakannya,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pengemudi taksi online kembali melakukan aksi unjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando). Aksi mereka menuntut keputusan Menteri Perhubungan Budi Karya pada Undang-Undang Nomor 108 Tahun 2017 segera dicabut.

Dalam aksi tersebut para supir transportasi online ini menganggap adanya intimidasi kepadanya oleh Kemenhub.

“Pokoknya kita tolak peraturan menteri 108. Harga mati. Karena mengintimidasi semua sopir online,” kata Coki salah satu perwakilan supir online itu.

Dalam aturan transportasi online memang diwajibkan memakai Surat Izin Mengemudi (SIM Umum). Namun penolakan itu berdasarkan pada keyakinan sopir online. Hal itu yang diangap Kemenhub tidak adil. Sementara angkutan umum kendaraan dan perawatannya dibebankan pada negara.

Diketahui berdasaran data hingga Selasa 13 Februari 2018, dari 18.093 unit kendaraan angkutan online yang mengikuti uji KIR. Namun, sebanyak 1.427 di antaranya tidak lulus uji KIR.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.