Penambahan Fasilitas Pantai Manggar, Balikpapan Alokasikan Rp9 Miliar

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

326

BALIKPAPAN — Pantai Manggar Segarasari hingga kini masih menjadi obyek wisata andalan Balikpapan, yang dikelola oleh Pemerintah Kota. Mendukung hal tersebut, penambahan fasilitas dan prasarana terus dilakukan setiap tahunnya.

DPRD kota Balikpapan sendiri juga menyetujui untuk alokasi anggaran sebesar Rp9 miliar di 2018. Anggaran itu nantinya digunakan untuk penambahan sarana kuliner, toilet umum dan perbaikan badan jalan.

“Penambahan fasilitas itu termasuk jalan, penambahan kawasan kuliner yang dibangun. Saya pikir ini masih jauh dari kecukupan makanya perlu dilakukan penambahan yang lebih agar pengunjung lebih tertarik untuk datang ke pantai Manggar,” jelas Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Muhammad Taqwa, Senin (26/2/2018).

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, M Taqwa/Foto: Ferry Cahyanti
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, M Taqwa/Foto: Ferry Cahyanti

Dia mengakui saat ini anggaran pemerintah daerah sangat minim namun untuk pengembangan pantai manggar harus terus dilakukan.

“Memang anggaran kita sangat minim, belum mampu mendukung dengan maksimal. Jadi butuh bantuan dari perusahaan yang saat ini sudah berjalan, seperti arena ekspresi untuk generasi muda,” paparnya.

Taqwa juga mengharapkan peran masyarakat, karena menjadi faktor paling penting untuk menjaga keberlangsungan objek.

“Bagaimana masyarakatnya bersama-sama menjaga dan mengikuti aturan hukum untuk melestarikan kawasan pantai, termasuk pedagang,”pintanya.

Terpisah Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan Oemy Fasesly mengungkapkan pantai manggar adalah iconnya kota sehingga harus terus ditingkatkan fasilitasnya.

Disebutkan, setiap tahun jumlah kunjungan wisatawan ke pantai manggar terus meningkat baik domestik maupun mancanegara.

“Pantai manggar salah satu obyek wisata andalan kita, karena masih jadi favorit pengunjung yang datang ke pantai. Tahun ini kita juga ada target kunjungan wisatawan sebanyak 2,3 juta pengunjung,” tandasnya.

Berbagai upaya dilakukan di antaranya dengan melakukan promosi ke daerah dan bekerjasama dengan Badan Promosi Wisata (BTB) Balikpapan.

“Berbagai promosi wisata dilakukan, seperti kalender event tahunan juga terus dipromosikan,” tambahnya.

Baca Juga
Lihat juga...