Pengamanan Pilkada jadi Fokus Rapim TNI-Polri

Editor: Koko Triarko

253

BALIKPAPAN — Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di berbagai daerah menjadi salah satu bahasan dalam Rapat Pimpinan Kodam VI Mulawarman bersama Polda Kaltim dan Polda Kalsel di Makodam VI Mulawarman, Selasa (27/2/2018).

Pangdam Mulawarman, Mayjen TNI Sonhadji, menjelaskan di wilayah Kodam terdapat tujuh daerah yang melaksanakan pilkada, sehingga pengamanan pilkada di setiap tahapan akan dibahas dalam rapim bersama Polda.

“Tentu rapim ini fokusnya ke sana untuk mengamankan pilkada serentak mulai dari pemilihan Gubernur di Kalimantan Timur dan seluruh wilayah Kodam yang dilaksanakan pilkada,” ungkapnya, di sela rapim bersama Polda Kaltim dan Polda Kalsel, Selasa (27/2/2018).

Dalam rapim juga menjabarkan kebijakan Panglima TNI dan Kapolri yang selanjutnya di-breakdown untuk diimplementasikan tingkat Polda dan Kodam.

Pangdam mengatakan, peran TNI dalam pengamanan pilkada sebagai back up dari personel Polda Kaltim dan Polda Kalsel, sehingga Kodam VI Mulawarman mempersiapkan 2/3 kekuatan.

“Perintah Kapolda, saya disuruh menyiapkan 2/3 kekuatan dan itu saya laksanakan, karena pengamanan pilkada ini komandonya ada di Polri,” sebutnya.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto, dalam pengamanan pilkada adalah mengantisipasi kerawanan yang ada di daerah dan beberapa wilayah yang menjadi perhatian seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Balikpapan, PPU, dan Tarakan di Kalimantan Utara.

“Yang lain juga diantisipasi. Prinsipnya kita mengantisipasi kerawanan yang ada di daerah,” ucapnya.

Pihaknya juga telah membentuk tiga Satuan tugas, di antaranya Satgas Nusantara, Satgas Siber dan Satgas Anti Money Politik.

“Sejak sepekan satgas dibentuk belum ada temuan, karena masih awal kampanye dan waktunya panjang. Biasanya, di akhir-akhir tahapan pilkada baru diforsir. Maka, kami imbau berikan pembelajaran politik kepada masyarakat untuk memilih pasangan calon sesuai visi misinya,” katanya.

Kapolda menambahkan, 2/3 kekuatan dari kepolisian itu berjumlah 5.208 personel yang akan ditambah 2/3 personel TNI untuk membantu pengamanan pilkada.

“Kekuatan yang ada yaitu 2/3 akan mengamankan jalannya pelaksanaan pilkada ditambah dari TNI membantu pengamanan,” tukasnya.

Sementara itu, pada Rabu (28/2) juga dilaksanakan simulasi Sistem Pengamanan Kota atau Sispamkota, di depan Makodam VI Mulawarman di jalan Jenderal Sudirman Balikpapan.

Baca Juga
Lihat juga...