Pengamat: Calon Kepala Daerah NTB Diharapkan Punya Program Ekowisata

Editor: Irvan Syafari

103
Dosen dan Peneliti Burung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram, Dr. I Wayan Suana/Foto: Turmuzi
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

MATARAM — Isu lingkungan, terutama kelestarian alam diharapkan bisa menjadi perhatian serius calon kepala daerah, baik Gubernur, Bupati dan Wali Kota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak NTB 2018). Untuk itu para calon diharapkan mempunyai program lingkungan.

“Perhatian pemerintah daerah di NTB terkait masalah kelestarian lingkungan masih kurang, terutama untuk pengembangan ekowisata dan pelestarian burung,” kata Dosen dan Peneliti Burung Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram, Dr. I Wayan Suana dihubungi via telpon di Mataram, Rabu (14/2/2018).

Suana mencontohkan, terkait pengembangan objek wisata terutama yang berkaitan dengan lingkungan, masih dilakukan secara tradisional pada umumnya, hanya memanfaatkan keindahan pantai dan pembangunan fisik.

Sementara untuk pengembangan ekowisata, pengamatan burung belum berkembang, harapan saya, karena Lombok dan NTB memiliki potensi luar biasa, itu kalau digarap lebih baik lagi, saya kira tidak kalah jadi sumber PAD menjanjikan.

“Harapan saya, Gubernur NTB terpilih bisa menjadikan sumber daya alam yang ada di NTB sebagai salah satu sumber pendapatan yang bisa dijual, dalam artian bukan dijual barangnya, tapi nilainya keindahan dimiliki, tanpa harus dieksploitasi” harapnya

Menurut Suana wisatawan bisa menonton burung, burungnya tetap ada, bukan ditangkap. Pelestarian lingkungan tetap terjadi, kemudian NTB mendapatkan pemasukan di situ. Kalau ini dilakukan luar biasa.

Itu harapan, mudahan ini menjadi konsen gubernur terpilih nantinya, masalah kelestarian lingkungan benar-benar diperhatikan, sehingga tidak terjadi kejadian sebagaimana yang sudah, seperti kerusakan lingkungan yang berdampak banjir, kekeringan

“Kita bisa manfaatkan dengan cara yang lain, meski memang tidak mudah perlu sosialisasi yang menyeluruh, karena jangankan masyarakat bawah, masyarakat menengah ke atas saja banyak yang tidak tahu apa itu ekowisata”

Karena itulah, kampanye tentang pemeliharaan lingkungan itu yang harus terus dilakukan dan menjadi perhatian pemerintah terutama gubernur akan datang.

Sebelumnya, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekowisata (BKSDAE) NTB, Widada mengatakan, dalam proses pengelolaan kawasan Taman Nasional (TN) dan Taman Wisata Alam (TWA), yang terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), akan dilakukan dengan melibatkan secara langsung masyarakat sekitar, supaya bisa mendapatkan kemanfaatan.

.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Lihat juga...