PINBAS MUI Mendorong Kebangkitan Ekonomi Umat

Editor: Irvan Syafari

352

PALEMBANG — Pusat Inkubasi Bisnis Syariah Majlis Ulama Indonesia (PINBAS MUI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Palembang, pada 14-16 Februari 2018.

Rakernas PINBAS MUI ini merupakan langkah realisasi atas program redistribusi aset, kemitraan antara pengusaha kecil dan para konglomerat nasional, dengan difasilitasi oleh Pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia.

Acara Rakernas PINBAS MUI ini dibuka oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Kyai Haji Ma’ruf Amin, Menko Perekenomian Darmin Nasution, serta Gubernur Sumatra Selatan Alex Nurdin pada Rabu siang, 14 Februari 2018, di Hotel Horison Palembang.

Dalam sambutannya Ma’ruf Amin mengungkapkan, MUI menaruh perhatian pada pemberdayaan dan memperkuat ekonomi umat. “Kita mempunyai ekonomi syariah, sekaligus juga Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNKS),” kata Ma’ruf.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI Azrul Tanjung mengatakan, Rakernas PINBAS MUI ini merupakan suatu lembaga intermediasi yang melakukan proses inkubasi terhadap peserta inkubasi (tenant), yaitu usaha mikro kecil, menengah, dan koperasi.

Inkubasi Bisnis Syariah inimerupakan suatu proses pembinaan dan pengembangan yang diberikan oleh PINBAS MUI kepada peserta inkubasi. Peserta Inkubasi Bisnis Syariah ini adalah usaha mikro, kecil, menengah, koperasi, wirausahawan, serta calon wirausahawan yang menjalani proses inkubasi.

Sementara itu Syafii Latuconsina, Konsultan Ahli Bidang Pertanian Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah, Rakernas PINBAS MUI ini merupakan amanat dari Kongres Ekonomi Umat yang telah diselenggarakan oleh MUI pada 22-24 April 2017 lalu di Jakarta.

Kongres Ekonomi Umat tersebut berupaya padakebangkitan ekonomi umat dengan mengambil tema Arus Baru Ekonomi Indonesia. Dalam kongres tersebut, Presiden Jokowi memberikan arahan, pembangunan ekonomi umat memerlukan adanya redistribusi aset, kemitraan, dan vokasional.

Rakernas PINBAS MUI di Palembang iniakan menghadirkan nara sumber yang kompeten dalam redistribusi asset dan kemitraan dari pihak Pemerintah. Antara lain, narasumber dari Kementerian Koperasi & UKM, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PIP Kemenko Perekonomian. Sedangkan narasumber dari kalangan kampus datang dari IPB Bogor, UGM Yogyakarta, dan beberapa lainnya.

Narasumber dari kalangan perbankan, antara lain menghadirkan BRI Syariah dan Bank Sumsel. Sedangkan dari kalangan pengusaha, antara lain Garuda Food, PT LEU Mart, dan lainnya. Rakernas diikuti oleh seluruh MUI se Indonesia, Ormas Islam Pusat, kalangan kampus, pesantren, dan Pemda se-Sumsel.

Sedangkan menurut Ahmad Faisal, Pengurus Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Muhammadiyah, Rakernas PINBAS MUI ini merupakan upaya Majelis Ulama Indonesia untuk mendekatkan pihak Pemerintah serta para pengusaha besar, agar dapat bermitra dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal ini untuk mempercepat dan memperkuat peran UMKM dalam mengatasi problematika wirausaha UMKM. Melalui Rakernasini, PINBAS MUI Pusat akan melantik berbagai cabang PINBAS MUI dari berbagai propinsi di seluruh Indonesia.

Harapannya, PINBAS MUI daerah segera bisa merealisasikan berdirinya PINBAS Cabang di seluruh Provinsi dan Perwakilan PINBAS di Kabupaten/Kota.

Dengan berdirinya PINBAS MUI hingga ke wilayah Provinsi serta Kabupaten/Kota, harapannya bisa menjadi jalan bagi kebangkitan ekonomi umat di seluruh daerah di Indonesia.

Foto bersama paar peserta Rapat Kerja PINBAS MUI/Foto: Thowaf Zuharon.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.