PNS Pelapor Ketua MK Arief ke Dewan Etik Jalani Pemeriksaan Disiplin

Editor: Irvan Syafari

212
Juru Bicara MK Fajar Laksono/Foto: M. Hajoran.

JAKARTA — Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menyebutkan, status Pegawai Negeri Sipil (PNS) Abdul Ghoffar hingga saat ini masih aktif PNS. Meskipun Abdul Ghoffar sedang menjalani pemeriksaan oleh Tim Pemeriksa dari Kesekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi atas dugaan pelanggaran disiplin PNS.

“Status Ghoffar sampai hari ini masih PNS di MK. Beliau sudah diperiksa kemarin dalam dugaan pelanggaran disiplin PNS untuk pertama kalinya oleh Tim Pemeriksa,” kata Fajar di Gedung MK, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Tapi sayangnya, Fajar enggan menyebutkan materi apa saja yang ditanyakan kepada Abdul Ghoffar hingga diperiksa dengan dugaan pelanggaran disiplin PNS, dengan alasan, dirinya tidak termasuk dalam Tim Pemeriksa.

“Mengenai apa substansi pemeriksaan, kita tidak bisa menyampaikan sekarang, karena pemeriksaan bersifat tertutup yang dihadiri oleh pegawai yang bersangkutan dan Tim Pemeriksa,” sebutnya.

Menurut Fajar hingga saat ini tidak ada yang tahu apa motif dari Abdul Ghoffar melaporkan Ketua MK Arief Hidayat ke Dewan Etik. Karena yang bersangkutan tidak pernah mengaku dan memberikan penjelasan, apa alasan melaporkan Arief Hidayat.

“Hingga saat ini kita juga tidak tahu apa motif dari saudara Ghoffar melaporkan Pak Arief ke Dewan Etik MK. Karena yang berangkutan tidak pernah menyebutkan, apa dasar laporan tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut Fajar mengatakan, bahwa saat ini Ghoffar sudah dibebaskan tugaskan sebagai Peneliti pada Hakim Konstitusi dan dipindahkan sebagai Peneliti Center di P4TIK dalam rangka proses pemeriksaan dengan dugaan pelanggaran disiplin PNS.

“Abdul Ghoffar sendiri saat ini sudah dibebastugaskan sementara sebagai Peneliti pada Hakim Konstitusi dan dipindahkan sebagai Peneliti Center di P4TIK. Hal ini diambil dalam rangka proses pemeriksaan Ghoffar dalam dugaan pelanggaran disiplin PNS,” ungkapnya.

Sebelumnya, Abdul Ghoffar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu menulis disebuah media dengan judul “Ketua Tanpa Marwah”. Pokok isi dari tulisan tersebut adalah mengkritik Ketua MK Arief Hidayat, hingga ia melaporkan Ketua MK ke dewan etik karena menduga ada pelanggar Kode Etik MK oleh Arief Hidayat.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.