Posdaya Mitra Sari, Pemberdayaan Lewat Usaha Ternak

Editor: Mahadeva WS

312
Ketua Posdaya Mitra Sari, Sukarman – Foto Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Sektor pertanian dan peternakan seakan sudah menjadi nafas hidup warga dusun Jatisari, Playen, Gunungkidul sejak lama. Secara turun-temurun, mayoritas penduduk di dusun ini menggantungkan hidupnya dari hasil bercocok-tanam dan memelihara ternak. 

Sepanjang tahun, warga menghasilkan berbagai-macam hasil bumi seperti padi, kacang, kedelai, ketela, jagung, dan aneka hasil bumi lainnya. Selain bercocok-tanam, hampir semua warga juga memelihara berbagai macam ternak seperti sapi, kambing, hingga ayam.

Potensi luar biasa di bidang pertanian dan peternakan itulah yang coba dikembangkan Posdaya Mitra Sari yang berdiri sejak 2014 lalu di wilayah tersebut. Tujuannya tak lain untuk memberdayakan masyarakat dusun dalam mengelola lahan pertanian dan usaha ternak, guna meningkatkan ekonomi warga.

Lewat Posdaya Mitra Sari, berbagai program disusun perangkat dusun setempat. Salah satunya adalah upaya pengentasan kemiskinan lewat kegiatan kambing keliling yang menjadi bagian dari program Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM).

Kegiatan kambing keliling merupakan upaya pemberian pinjaman modal usaha di bidang ternak bagi warga. Setiap warga yang belum memiliki usaha ternak, akan diberikan bantuan pinjaman indukan kambing untuk dipelihara. Setelah berkembang-biak, anakan kambing akan dihibahkan kepada warga tersebut.

Sementara, indukan kambing akan ditarik kembali oleh pengurus desa, untuk nantinya dipinjamkan kembali kepada warga lainnya. Lewat kegiatan inilah diharapkan, secara bergiliran, akhirnya semua warga dapat memiliki ternak untuk dikembangkan hingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi.

“Kambing indukan itu dibeli dari dana WKSBM, yang berasal dari sumbangan sukareka seluruh warga dusun. Jadi dari warga oleh warga dan kembali ke warga,” ujar Ketua Posdaya Mitra Sari, Sukarman, Sabtu (10/2/2018).

Selain kegiatan kambing keliling, lewat Posdaya Mitra Sari, perangkat dusun juga rutin menggelar berbagai pelatihan serta layanan bagi para warga yang tergabung dalam sejumlah kelompok ternak. Diantaranya adalah layanan terpadu hewan setiap tiga bulan sekali.

Lewat program tersebut warga dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk ternak yang dipelihara. Mulai dari pemeriksaan penyakit, pemeriksaan kebuntingan, hingga pemeriksaan kelainan pada ternak.

Melalui Posdaya Mitra Sari, warga didorong untuk mampu secara mandiri menyediakan pakan hijauan bagi ternak mereka. Warga didorong menanam rumput Odot di setiap pekarangan rumah maupun lahan persawahan. Hal ini dilakukan mengingat saat musim kemarau warga biasanya kesulitan mencari pakan hijauan, sehingga harus membeli dengan harga cukup mahal.  “Meski belum mampu mencukupi kebutuhan pakan untuk semua ternak, namun paling tidak dapat mengurangi kebutuhan biaya pakan, khususnya saat musim kemarau tiba,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.