Radaiyah Manfaatkan Buah Mahkota Dewa untuk Obat

Editor: Koko Triarko

MATARAM – Bagi orang tua tempo dulu, obat herbal yang diolah secara alami dari berbagai jenis tanaman obat dan rempah-rempah kerap dijadikan obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Tidak heran, jika orang tua dahulu sedemikian rajin dan tekun menanam berbagai jenis tanaman obat dan rempah untuk kebutuhan pengobatan berbagai jenis penyakit, mulai dari penyakit dalam hingga penyakit luar.

“Pengobatan menggunakan tanaman obat yang diolah secara alami dan tradisional juga diyakini lebih ampuh menyembuhkan berbagai penyakit, karena masih alami, tanpa ada campuran bahan kimia”, kata Radaiyah, ibu rumah tangga di Kelurahan Kebun Bawak Barat, Ampenan, Kota Mataram, Jumat (9/2/2018).

Radaiyah/ Foto: Turmuzi

Menurutnya, obat-obatan sekarang ini yang diolah secara modern, sudah banyak campuran zat kimia, sehingga khasiatnya jarang terlalu mujarab dibandingkan obat yang diolah secara tradisional.

Buah Mahkota Dewa atau dengan nama lain buah simalakama, disebut simalakama, karena jika memakan buahnya bisa merasa pusing dan mual. Meski demikian, buah yang berasal dari tanah Papua ini memiliki khasiat besar bagi kesehatan.

Beberapa bagian tanaman mahkota dewa yang sering dijadikan obat, yaitu buah, daun, dan biji. Beberapa khasiatnya antara lain mampu mengeluarkan racun yang mengendap dalam tubuh.

“Bila racun tersebut tidak dikeluarkan, maka ia dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit dalam tubuh dan biasanya racun akan mengendap di usus,” katanya.

Mengatasi kencing manis, penyakit sesak dan nyeri pada rongga dada yang salah satunya disebabkan karena rokok. Dengan minum rebusan buah mahkota dewa yang telah diiris menjadi kecil-kecil, dikeringkan, bisa mengurangi rasa nyeri di dada.

Manfaat lainnya, yaitu menangkal bakteri. Ini karena di dalam buah mahkota dewa terdapat senyawa yang bernama alkaloid. Dengan adanya alkaloid ini, tubuh tidak mudah terkena dan infeksi bakteri.

‘Tidak hanya menangkal, namun bila sudah terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri, mahkota dewa pun bisa mengatasinya. Selain sebagai anti bakteri,  kandungan alkaloid ini juga dapat berperan sebagai anti virus.

Beberapa penyakit lain yang bisa diobati menggunakan buah mahkota dewa antara lain, darah tinggi, magh dan kolestrol.

Ia menambahkan, cara mamanfaatkan mahkota dewa sebagai obat sendiri cukup mudah. Buah mahkota dewa yang telah matang terlebih dahulu dipetik dan dicuci sampai bersih. Setelah itu, daging buahnya diiris menjadi bagian kecil, kemudian dijemur hingga beberapa hari sampai benar-benar kering.

“Buah mahkota dewa yang telah kering selanjutnya direbus sampai mendidih, air rebusan itulah yang kemudian diminum sebagai obat beberapa penyakit yang diidap, diminum selama seminggu sekali”, jelasnya.

Icha, ibu rumah tangga lain mengaku, sebelum mengetahui khasiat buah mahkota dewa, tanaman dan buahnya dibiarkan begitu saja berjatuhan dan hanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan peneduh pekarangan rumah.

Setelah tahu khasiatnya dari tetangga, sejak saat itu setiap buah mahkota dewa yang matang rajin dipetik, kemudian dikupas dan diiris dagingnya untuk dijemur sampai benar-benar kering dan dijadikan obat.

“Kini, sekali waktu saya bersama suami minum rebusan buah mahkota dewa, rasanya agak mirip teh dengan warna mirip seperti air teh”, kata Icha.

Lihat juga...