Setda Mataram: BPNT dan PKH Turunkan Angka Kemiskinan

183
Ilustrasi -Dok: CDN

MATARAM – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menargetkan penurunan angka kemiskinan lima persen plus minus di 2021, sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah.

“Angka lima persen plus minus ini bisa jadi 6 persen atau 4 persen di 2021. Angka kemiskinan Mataram saat ini tercatat 9,8 persen,” kata Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang, di Mataram, Selasa (27/2/2018).

Dengan adanya target penurunan angka kemiskinan lima persen plus minus tersebut, sesuai kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi NTB, tim koordinasi penanggulanan kemiskinan provinsi menetapkan penurunan angka kemiskinan sebesar satu persen per tahun.

Hal itu, katanya, menjadi bagian skenario membangun komitmen bersama untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan. Di antaranya melalui program bantuan pangan nontunai (BPNT) dan program keluarga harapan (PKH).

“Berdasarkan kajian dari pemerintah, secara nasional dua program tersebut paling signifikan menurunkan angka kemiskinan, sebab mengurangi beban pengeluaran sekaligus memiliki daya ungkit menaikkan strata kehidupan masyarakat,” katanya.

Terkait dengan itu, tugas pemerintah daerah adalah memperkuat program tersebut dengan melengkapi skenario yang sudah disiapkan pemerintah. Di antaranya, melalui penyediaan program perumahan, penguatan dalam kapasitas masyarakat untuk pengurangan beban pengeluaran bidang pendidikan dan kesehatan serta penguatan ekonomi produktif.

“Bila perumahan tertangani, beban pengeluaran berkurang, kapasitas ekonomi bertambah, kita yakin target penurunan angka kemiskinan lima persen plus minus bisa tercapai pada 2021,” ujarnya.

Menyinggung tentang bantuan nontunai PKH, Martawang mengatakan, pendistribusian di Kota Mataram telah diberikan kepada 18.160 KPM (keluarga penerima manfaat), dengan nominal sebesar Rp1.890.000 yang akan diterima dalam empat tahap pembayaran untuk membantu biaya pendidikan dan kesehatan.

Dikatakan, program PKH di Kota Mataram pada 2018, mengalami peningkatan dengan tambahan sejumlah 8.121 KPM dari angka tahun sebelumnya sebanyak 10.039 KPM.

Selain itu, KPM juga mendapatkan BPNT setiap bulan pada tanggal 25 melalui 27 warung elektronik (e-warong) yang telah disiapkan oleh Dinas Sosial Kota Mataram, atau melalui 978 agen BRI Link dari BRI dalam bentuk beras, gula dan telur. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...