Tahun Pilkada, Pangdam VI Mulawarman: Yang Melanggar Dikenakan Sanksi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

317

BALIKPAPAN — Menghadapi pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur tahun 2018 dan Pemilihan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Kodam VI Mulawarman siap membantu dalam pengamanan. Dimana tahapan saat ini tengah dilakukan, bahkan sudah memasuki masa kampanye.

Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Sonhadji menuturkan, dalam pengamanan pemilukada TNI membantu memperkuat pengamanan yang dilakukan Polri sehingga harus sesuai dengan aturannya.

“Tahun ini Kapolri meminta TNI AD termasuk jajaran Kodam sebanyak 2/3 kekuatan yang artinya TNI ditempatkan sebagai mitra strategis untuk pengamanan pemilukada sehingga pada kondisi normal, TNI ada di belakang,” terangnya di sela kegiatan Rapat Pimpinan di mako Kodam VI jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Senin (26/2/2018).

Menurutnya, pada kondisi tertentu terutama ketika eskalasi konflik pemilukada meningkat maka TNI AD maju sesuai dengan keinginan Polri. “Semua kendali juga berada di Polri dan semua ada aturan,” tegasnya.

Pangdam juga mengimbau para prajurit untuk menjaga netralitas. Apabila ditemukan prajurit yang melanggar maka akan dikenakan sanksi.

“Kami juga bentuk tim khusus untuk mengawasi netralitas prajurit. Jadi tidak usah khawatir, kita pasti netral dan yang melanggar juga dikenakan sanksi,” beber Jenderal Bintang 2 ini.

Ia menjelaskan, Rapim yang dilaksanakan saat ini merupakan kegiatan tahunan yang tujuannya untuk menjabarkan hasil Rapim TNI dan Rapim TNI AD untuk diolah dan dijabarkan kemudian disampaikan kepada seluruh jajaran Kodam untuk diimplementasikan.

“Agar satu visi dan misi dan seluruh kebijakan Panglima dan Kasad dapat dilaksanakan seluruh jajaran di seluruh daerah, karena tahun ini adalah tahun politik maka ada stretching untuk mengamankan,” tambah Sonhadji.

Pelaksanaan rapim akan dilanjutkan besok Selasa(27/2), yang akan dihadiri KPU dan Bawaslu dan Polri.

“Akan diadakan simulasi pengamanan serta menghadirkan pembicara dari KPU dan Bawaslu agar seluruh prajurit hingga ke bawah paham betul posisi dalam pelaksanaan pemilukada,” ujarnya.

Baca Juga
Lihat juga...