TNI Latih Pemuda Desa, Antisipasi Gangguan Keamanan Pilkada di Sikka

Editor: Koko Triarko

194

MAUMERE – Bintara Pembina Desa (Babinsa) desa Tebuk, kecamatan Nita, Serda Joanico Alves, melatih sekelompok pemuda dan pemudi yang akan menjadi Linmas (Perlindungan Masyarakat) desa setempat, yang akan mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilkada Sikka dan Pilgub NTT pada 27 Juni 2018 nanti.

“Pelatihan ini dimaksudkan dalam rangka pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak di kabupaten Sikka pada Juni mendatang, baik untuk bupati maupun gubernur,” ujar Serda Joanico, Koramil 1603-01 Alok, Rabu (14/2/2018).

Dikatakan Joanico, Linmas merupakan ujung ombak pengamanan di TPS, sebab pihak keamanan baik dari polisi maupun tentara tentu tidak semua berada di setiap TPS, karena jumlahnya terbatas. Linmas harus menjadi orang pertama yang mengambil tindakan pengamanan.

Dandim Sikka, Letkol. Inf. Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Si. -Foto: Ebed de Rosary

“Latihan bagi para anggota Linmas tersebut sebenarnya untuk melatih mental para anggota Linmas yang bertugas untuk menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat, ketika mengikuti proses pilkada mendatang di TPS di wilayah mereka,” ungkapnya.

Dengan latihan ini, tandas Joanico, para Linmas dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi masayarakat, khususnya dalam wilayah desa Tebuk ketika pelaksanaan pilkada nanti.

“Kami juga latih mereka cara mengamankan pendistribusian logistik kotak suara, sehingga sampai ke TPS dengan aman. Latihan untuk Linmas ini,  juga difokuskan pada tata cara proses pelaksanaan pencoblosan hingga pengumuman di TPS nanti, sehingga situasi tetap kondusif. Kami harap mereka bisa amankan situasi kalau ada keributan yang terjadi,” bebernya.

Latihan yang juga menghadirkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Nita ini tambah Joanico,  meliputi latihan PBB (Peraturan Baris-Berbaris), Pengamanan Pendistribusian Logistik, Pengamanan dan Pengendalian Massa serta antisipasi keributan yang terjadi di TPS.

Sementara itu, Dandim 1603/Sikka Letkol. Inf. Sugeng Prihatin, S.Sos., M.Sc., mengatakan, dirinya sudah meminta agar semua Babinsa dan Koramil di masing-masing wilayah agar merangkul pihak Polsek untuk bisa memberikan pelatihan kepada Linmas.

Dikatakan Sugeng, dalam pengamanan Pilkada  2018 ini, pihaknya selalu menggelar rapat kordinasi dengan Polres Sikka dan Lanal Maumere, serta Satpol PP, terkait kegiatan pengamanan nanti khususnya memonitor pelaksanaan kampanye yang akan dilaksanakan mulai 15 Februari.

“Keadaaan aman dan kondusif yang terjadi sejak tahap awal hingga penetapan pasangan calon dan pengundian nomor urut kemarin, harus terus dijaga hingga proses pencoblosan. Untuk itu, kami melibatkan segenap Linmas untuk ikut serta membantu jaga keamanan lingkungan mereka,” sebutnya.

Pembekalan yang dilakukan oleh Babinsa dan Koramil dibantu pihak kepolisian, harap Sugeng, hendaknya dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan personel Linmas dalam mengambil langkah pengamanan serta mengatasi keadaan saat terjadi keributan.

Baca Juga
Lihat juga...