Wagub Sumbar: Pembangunan Infrastruktur Terobosan untuk Menyelamatkan Mentawai

Editor: Irvan Syafari

126
Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit/Foto: M. Noli Hendra.
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

PADANG — Persoalan masih terdapatnya daerah tertinggal di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), masih menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk melakukan cara supaya tidak ada lagi daerah tertinggal.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan daerah tertinggal yang ada di Sumbar yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Solok Selatan. Tiga daerah tersebut, masih terdapat beberapa nagari yang tergolong tertinggal.

Ia mengaku, kondisi daerah tertinggal yang ada di Sumbar ini, terlihat dari berbagai aspek, seperti kondisi infrastruktur umumnya, pendidikan, dan layanan kesehatannya.

Di antara tiga daerah tersebut, hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dinilai perlu waktu lama untuk dilakukan langkan-langkah memenuhi persoalan aspek tersebut.

“Mentawai merupakan daerah kepulauan satu-satunya yang ada di Sumbar. Hal ink juga yang membuat pemerintah sulit untuk melakukan sejumlah pembangunan, seperti infrastruktur jalan dan hal lainnya,” katanya, Kamis (15/2/2018).

Wagub Sumbar menyatakan pemerintah mempunyai terobosan sebagai solusi percepatan pembangunan di Mentawai. Seperti pembangunan Trans Mentawai. Melalui Trans Mentawai, akan memudahkan akses antar sejumlah desa yang ada di Mentawai.

Hal tersebut dikatakannya, karena untuk memajukan Mentawai, kuncinya ialah perlu adanya pembangunan infrastruktur yang memadai. Tanpa adanya infrastruktur yang memadai, maka segala akses untuk melakukan sejumlah kegiatan akan sulit.

“Untuk Trans Mentawai ini diperkirakan 2019 atau 2020 sudah selesai dikerjakan. Setelah itu, langkah selanjutnya, mengerjakan pembangunan di sektor lainnya,” tegasnya.

Lalu, untuk Kabupaten Solok Selatan, yang juga merupakan daerah tertinggal di Sumbar. Sektor pembangunan infrastruktur juga menjadi tugas pemerintah. Untuk itu, saat ini tengah diupayakan pembangunan jalan Solok Selatan menuju Kabupaten Dharmasraya.

Dengan adanya akses tembus Solok Selatan itu, maka akses jalan akan lebih dekat. Sehingga pemerintah akan mudah melakukan pembangunan. Hal itu, katanya, akan dilakukan dalam jangka menengah.

“Kalau yang daerah satunya lagi yakni Kabupaten Pasaman Barat, memang tidak semua desa di sana yang dinilai tertinggal, tapi hanya sekira puluhan desa. Khusus untuk Pasaman Barat juga didukung penuh untuk mengeluarkan masyarakatnya dari status daerah tertinggal dan terjauh,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat Syahiran juga mengatakan, infrastruktur yang dibutuhkan di daerahnya seperti pembangunan rumah sakit. Sebab dengan luasnya daerah di Pasaman Barat, dan hanya memiliki satu rumah sakit, membuat masyarakat kesulitan untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Lalu, juga ada persoalan pendidikan yang perlu mendapatkan perhatian dari segi infrastruktur sekolahnya. Pasaman Barat sendiri merupakan daerah yang masyarakatnya bekerja kebanyakan sebagai seorang petani dan nelayan.

“Saya sebagai kepala daerah di sini tentunya berharap desa yang masih tergolong tertinggal, dibantu oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Sehingga infrastruktur yang layak dapat dinikmati oleh masyarakat,” harapnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
Lihat juga...