14 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti UN di Kota Yogyakarta 

Editor: Koko Triarko

310
Kepala Seksi Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Hasyim, -Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Sebanyak 14 siswa berkebutuhan khusus tingkat SMP/MTs di Kota Yogyakarta, tercatat sebagai peserta Ujian Nasional tahun ajaran 2018, yang rencananya akan digelar pada 23-26 April, mendatang. Keempat belas siswa berkebutuhan khusus tersebut merupakan siswa dari dua sekolah berbeda. 

Sebanyak 13 siswa merupakan penyandang tunanetra yang bersekolah di MTs Yaketunis Yogyakarta, dan satu orang siswa merupakan siswa yang menderita penyakit tremor dan bersekolah di SMP Muhammad 10 Yogyakarta.

Kapala Seksi Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Hasyim, menyatakan, proses pelaksanaan UN bagi sejumlah siswa berkebutuhan khusus tersebut nantinya akan dilakukan dengan menggunakan soal kertas. Hal itu, karena para siswa tersebut tidak memungkinkan melaksanakan ujian berbasis komputer atau UNBK.

“Jadi, jika siswa lain melaksanakan ujian dengan komputer atau UNBK, maka untuk siswa berkebutuhan khusus ini akan mengerjakan dengan soal kertas. Karena kalau harus memakai komputer biasa tidak memungkinkan. Kita belum memiliki komputer khusus untuk tunanetra,” katanya.

Meski melaksanakan ujian memakai kertas, soal untuk para siswa tuna netra tersebut dikatakan Hasyim juga dibuat secara khusus. Yakni, dengan menggunakan huruf Braile. Hal ini dilakukan untuk mempermudah siswa membaca dan memahami soal sebagaimana dilakukan pada ujian tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk siswa tunanetra nanti akan mengerjakan UN dengan soal berhuruf Braile. Akan kita siapkan,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksaan UN untuk siswa berkebutuhan khusus penderita tremor, juga akan dilakukan dengan seorang guru pendamping. Pasalnya, siswa bersangkutan tidak memungkinkan menuliskan sendiri jawaban soal ujian sebagaimana siswa pada umumnya.

“Seluruh soal UN nanti akan dicetak 15 menit sebelum pelaksanaan UNBK dimulai. Itu sesuai prosedur pelaksaan UNBK, yakni untuk menjaga kerahasiaan soal ujian,” jelasnya.

Di wilayah Kota Yogyakarta, tercatat 8.097 siswa peserta UNBK. Mereka seluruhnya berasal dari 66 sekolah, baik tingkat SMP/MTs yang tersebar di wilayah Yogyakarta. Sementara itu pelaksaan UNBK untuk tingkat SMP akan digelar pada 23-36 April 2018, mendatang.

Baca Juga
Lihat juga...