43 Tahun Berkiprah, Dharmais Salurkan Bantuan Kemanusian Rp1,7 triliun

Editor: Mahadeva WS

274

YOGYAKARTA — Sejak didirikan pada 8 Agustus 1975 silam, Yayasan Dharmais hingga saat ini tercatat telah menyalurkan dana bantuan mencapai Rp1,7 trilyun. Bantuan diberikan dalam bentuk bantuan sosial dan kemanusian bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. 

Kegiatan rutin selama 43 tahun yang dilakukan adalah memberikan bantuan kebutuhan makan dan perawatan kesehatan kepada  48.000 orang penghuni panti yang tersebar di 1.650 panti asuhan.

Ketua Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita – Foto: Jatmika H Kusmargana

“Yayasan Dharmais juga telah melakukan operasi gratis pada sebanyak 132.833 penderita katarak,” Ungkap Ketua Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita, di sela kegiatan bakti sosial, operasi katarak dan pemeriksaan mata gratis dalam rangka memperingati Bapak Pembangunan Indonesia, HM Soeharto di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, Kulonprogo, Minggu (04/03/2018).

Bantuan sosial juga diberikan dalam bentuk operasi cuma-cuma kepada  6.721 penderita bibir sumbing. Melatih 6.500 kader wirausahawan untuk anak jalanan dan putus sekolah, membangun 2.800 rumah bagi angota korps cacat veteran angkatan 45, hingga melatih 100 ribu jiwa atau 26.000 kepala keluarga tenaga transmigran sebelum dikirim ke lokasi transmigrasi sebagai tenaga pembangunan.

“Yayasan Dharmais juga rutin melakukan kegiatan operasi kornea mata gratis untuk tuna netra, menangani penderita thalasemia, mensosialisasikan penyakit kusta, mendukung program GNOTA, mendirikan perpustakaan keliling di berbagai daerah, hingga mendirikan RS Dharmais, sebagai RS rujukan yang sudah diserahterimakan ke pemerintah,” jelas Indra.

Didirikan oleh HM Soeharto bersama Sudarmono dan Bustanul Arifin, Yayasan Dharmais memiliki tujuan membantu pemerintah di bidang sosial kemanusian. Dalam melaksanakan setiap kegiatan dharma bakti-nya, Yayasan Dharmais selalu menerapkan asas keterbukaan, kehati-hatian, tertib administrasi dan sesuai perundangan yang berlaku.

“Semua kegiatan sosial itu dilakukan sebagai wujud kepedulian almarhum bapak HM Soeharto secara pribadi maupun tanggung jawabnya sebagai pemimpin negara kepada rakyat khususnya warga kurang mampu,” jelas Indra.

Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, sebagai salah satu mitra Yayasan Dharmais mengakui besarnya manfaat berbagai bantuan yang telah diberikan Yayasan

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo – Foto: Jatmika H Kusmargana

Dharmais. Bahkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo menyebut, masih sangat mengharapkan bantuan pelayanan serupa dari Yayasan Dharmais, mengingat masih banyaknya masyarakat Kulonprogo yang membutuhkan bantuan.

“Yayasan Dharmais telah memberikan bantuan yang tidak sedikt kepada masyarakat Kulonprogo. Karena itu kita sangat berterimakasih. Namun kita masih tetap membutuhkan bantuan dari Yayasan Dharmais. Salah satunya adalah untuk melatih warga agar bisa menjadi tenaga kerja bandara baru. Sehingga warga Kulonprogo tidak hanya sekedar menjadi penonton saja,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...