Anak-anak Miliki Hak Turut Membangun Daerahnya

175
Ilustrasi -Dok: CDN

SUNGAILIAT – Kepala Bidang Partisipasi Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mulyono, menyatakan, anak-anak memiliki 31 hak dalam undang-undang.

“Salah satunya, anak-anak memiliki hak dalam membangun daerah, bukan sekadar menjadi objek, tapi juga subjek,” kata Mulyono, di Sungailiat, Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Jumat (23/3/2018).

Ia mengatakan, anak adalah anugerah yang dititipkan kepada orang tua. Karena itu, anak sebagai generasi penerus perlu diperhatikan, agar tumbuh dan berkembang kecerdasannya.

“Saya bersyukur, di Bangka anak-anak mulai dilibatkan dalam musyawarah rencana pembangunan oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah,” ujarnya.

Menurut dia, semua pihak wajib mendengar pendapat anak dan sebaiknya bisa ditindaklanjuti, sehingga partisipasi anak dihargai orang dewasa.

Anak-anak bisa menjadi penggerak pembangunan di Bangka dan diharap Bangka terwujud menjadi kabupaten layak anak.

Ia mengungkapkan, tanggung jawab negara dalam hal ini pemerintah salah satunya membentuk forum anak, sebab ada tanggung jawab sosial terhadap anak sejak lahir, yang harus dilakukan oleh para orang tua dan pemerintah.

“Keberadaan forum anak penting, karena bisa memberi informasi cara anak tumbuh dan berkembang serta berpartisipasi sesama pelajar,” jelas Mulyono.

Ia menambahkan dengan adanya forum anak, maka anak-anak juga mendapat perlindungan dari berbagai tindak kekerasan serta sebagai tempat menyampaikan aspirasi dan kreasi dalam membangun daerahnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.