Angela Gilsha Sebut Cinta Itu Buta

Editor: Mahadeva WS

301
Angela Gilsha - Foto Akhmad Sekhu

JAKARTA – Mendapat peran utama dalam Film ‘Revan & Reina’ menjadi kebanggaan sendiri bagi Angela Gilsha, artis muda yang sedang mulai merintis karir di dunia perfilman. Angela sebelumnya telah banyak membintangi sinema elektronik atau sinetron seperti Anak Langit yang mendapat sambutan yang baik dari masyarakat.

Dalam film produksi WP Pictures dan MD Pictures besutan sutradara Andreas Sullivan, Angela berperan sebagai Reina yang berteman sejak kecil dengan Revan yang diperankan Bryan Domani. Pertemanan tersebut lebih dikarenakan keberadaan rumah Revan dan Reina yang bertetangga.

Dari berteman jadi pacaran, begitulah hubungan unik mereka berdua. Meskipun umur Revan lebih muda tiga tahun daripada Reina. “Aku kebetulan tak berbeda jauh peran Reina, anak tomboy, orangnya mudah memaafkan, tapi tak mudah mengambil keputusan,” kata Angela Gilsha kepada Cendana News seusai press screening film ‘Revan & Reina’ di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (26/3/2018).

Peran sebagai Reina didapatkan Angela setelah mengikuti casting. “Yang penting kata manager saya bagus, ya saya turuti saja untuk ikut casting, waktu itu saya sedang berlibur di Bali, istirahat dari kesibukan syuting striping sinetron yang sangat melelahkan dan banyak menyita waktu,“ ungkapnya.

Setelah ada informasi casting untuk peran utama, Angela setuju untuk ikut. Dia pun serta-merta langsung berangkat ke Jakarta. Tanpa sempat istirahat, setelah sampai Jakaryta, dari bandara langsung ke kantor WP Productions, PH yang memproduksi untuk ikut casting.

Awalnya Angela takut karena ternyata bermain di film itu sangat serius. Hal tersebut sangat berbeda dengan syuting di sinetron yang cenderung dialognya lebih bebas. “Awalnya aku nervous, untungnya ternyata ada reading untuk pendalaman karakter masing-masing pemain, dalam satu minggu saya bisa hapal skenarionya, jadi pas syuting sudah hapal semua jadi seperti ngobrol biasa saja,” tandasnya.

Karena karakter yang diperankan sesuai dengan karakter yang dimiliki, Angela merasa mudah dan tidak merasa kesulitan saat memerankan sosok Reina. “Ada adegan dimana aku harus menangis karena emosional baget itu yang sulit, “ ujarnya.

Menjalin chemistry dengan Bryan Domani, Angela merasa mudah melakukannya. Dalam film ini Angela memang harus cinta pada Revan yang diperankan Bryan. Pandangan Angela mengenai seorang perempuan yang mencintai seorang lelaki yang lebih muda itu bisa disebut love is blind.

“Aku bisa cinta pada orang yang lebih tua, atau lebih muda, kalau memang sudah cocok mau diapain lagi, kalau namanya cinta ya memang tidak bisa dipaksain,“ pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.