Angkasa Pura I: CDD Diharapkan Pacu Pertumbuhan Wisatawan di Kaltim

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

421

BALIKPAPAN — Memacu pertumbuhan wisatawan domestik maupun mancanegara di Provinsi Kalimantan Timur, PT Angkasa Pura I menggelar Collaborative Destination Development (CDD) bersama Kementerian Pariwisata, Pemerintah provinsi, Senin (12/3).

CDD merupakan program yang diinisiasi Angkasa Pura sejak tahun 2015 berupa forum kolaborasi berbagai stakeholder dalam mengembangkan sektor pariwisata di wilayah kerja Angkasa Pura. Program ini salah satu bentuk dukungan ke pemerintah untuk mencapai target kunjungan wisatawan mancanegara secara nasional sebesar 20 juta pada 2019 mendatang.

Aviation Marketing Group Head PT Angkasa Pura I, M. Syaugi Shahab menyebutkan, CDD di Balikpapan ini adalah bandara ke 12 yang dilakukan Angkasa Pura, dan menjadi yang pertama untuk bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

“Angkasa pura tidak akan bisa jalan sendiri, tapi harus bersama bagaimana caranya menarik wisawatan untuk datang ke Kalimantan Timur,” tuturnya saat menjelaskan CDD dengan tema Elevating East Borneo as Eco Tourism Destination, Senin (12/3/2018).

Dalam kegiatan CDD ini pihaknya mengajak seluruh stakeholder kepariwisataan untuk berperan dan bergerak agar wisatawan tertarik untuk datang ke Kaltim.

Menurutnya, sejak tahun 2015-2016 sektor industri andalan tambang batubara mengalami penurunan dan 2017 mulai nampak mengalami kenaikan namun masih melambat.

“Sektor industri migas mengalami penurunan walaupun tahun 2017 mulai naik tapi kan lama. Bagaimana kita mendongkrak pariwisata, apa saja yang menjadi poin-poin para pengguna untuk datang ke Kaltim. CDD sudah dilakukan di beberapa daerah, lalu bagaimana kita terapkan di sini,” sebut Syaugi.

Angkasa Pura I di Balikpapan menargetkan 14 hingga 15 persen kunjungan wisatawan di Kalimantan Timur dan Kaltara. Saat ini jumlah penumpang melalui bandara Sepinggan sekitar 7,4 juta. Dari jumlah itu 9 persen atau 600 ribunya merupakan wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur.

GM AP I SAMS Sepinggan Balikpapan, Handy Heryuditiawan optimis dapat mencapai angka tersebut, dengan upaya yang dilakukan membuka akses penerbangan ke sejumlah daerah tujuan wisata bagi di regional Kalimantan maupun di luar itu.

“Dengan pembuka rute baru target kita 14-15 persen. Target ini cukup menantang ya tapi kita optimis,” sebutnya.

Dikatakan Handy, akses dan konektiviti bisa saling terhubung dengan destinasi wisata di Kalimantan Timur dan Kaltara trus dilakukan. Bahkan belum lama ini maskapai Xpress Air membuka rute baru ke Malinau dan Melak.

“Sekarang sudah 23 rute baru. Kami juga lagi bujuk salah satu maskapai supaya membuka ke Malang, tambahan Denpasar, Lombok,” tukasnya.

Sementara itu, Staff Khusus Menpar Judi Ripajantoro mengapresiasi upaya mendukung kunjungan wisatawan, dimana target kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019 mendatang mencapai 20 juta dan tahun 2018 mencapai 17 juta.

“Kementerian pariwisata sangat mengapresiasi ini karena sasaran akhirnya ingin mendapatkan kunjungan wisawatawan. Targetnya tahun 2019 itu 20 juta, tahun ini 17 juta wisatawan mancanegara,” tukas saat menghadiri CDD di Balikpapan.

Dalam keterangannya, realisasi kunjungan mancanegara tahun 2017 mencapai 14 juta dari target 15 juta pengunjung. Diakuinya, realisasi tahun 2017 tidak mencapai target namun dapat tumbuh sebesar 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun 2017 realisasi 14 juta tidak mencapai target tapi bisa tumbuh 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dan ada pertumbuhan dunia 7 persen, jadi kita tiga kali lipat. Kita punya target tahun ini untuk bisa 17 juta atau tumbuh 21 persen, yakin bisa tercapai,” ujar Judi.

Karena itu, ia berharap CDD yang diselenggarakan ini mengajak semua daerah tidak hanya Bali. Saat merintis Kalimantan Timur sehingga perlahan Kaltim menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

“CDD ini sangat bagus mengajak semuanya, tidak hanya di bali. Harapannya kita mulai rintis kaltim, lambat laun kaltim destinasi yang menarik,” tutupnya.

Baca Juga
Lihat juga...