Anies dan Istri Kunjungi Korban Kebakaran Taman Kota

Editor: Irvan Syafari

405

JAKARTA —- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama istri Fery Farhati Baswedan siang tadi mengunjungi lokasi kebakaran besar yang melanda kawasan Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat.

Kedatangannya ke lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Menurut Anies, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Suku Dinas Sosial Jakarta Barat telah menyiapkan 2.500 makanan dan sudah didistribusikan sehingga kebutuhan pangan terjamin.

“Insha Allah, kita akan siapkan saat ini tim dari Suku Dinas Sosial untuk menyiapkan makanan sekira 2500 makanan untuk warga di sini. Insha Allah terjamin kebutuhan pangannya. Lalu kebutuhan sandang disiapkan, karena habis sama sekali,” kata Anies usai melakukan pengecekan di lokasi, Jakarta Barat, Jumat (30/3/2018).

Tak hanya makanan, dia juga akan memberikan bantuan sandang seperti pakaian yang masih layak pakai, selimut, seragam sekolah untuk para korban kebakaran. Sudin Sosial Jakarta Barat, kata Anies, telah menyiapkan tempat pengungsian bagi para korban kebakaran.

“Sudin sosial juga sudah menyiapkan tempat pengungsian bagi korban kebakaran, mulai dari musala, balai RW, dan disiapkan pula tenda-tenda yang merupakan bantuan dari TNI untuk membantu para korban,” ucapnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyadari, kebakaran telah membuat banyak warga kehilangan surat-surat berharga. Dia memastikan akan membantu memproses surat berharga yang ikut terbakar. Dengan itu para korban kebakaran akan di data melalui Pemkot Jakarta Barat.

Pemprov DKI Jakarta menjamin para korban kebakaran tidak akan disulitkan dalam mengurus surat-surat penting apapun. Dia meminta kepada Lurah dan Camat untuk membantu mendata dengan cepat. Mengenai biaya, Anies memastikan tidak akan dipungut biaya.

“Saya jamin akan diganti (surat beharganya), karena ini bagian dari kebutuhan dasar tanpa ada surat itu mereka akan kesulitan mengurus apapun, maka dari itu nanti Pak Lurah dan Camat akan mendata kita bantu semua termasuk biaya akan digratiskan,” paparnya.

Dia pun mengapresiasi aksi kepahlawanan pemdam kebakaran dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dia mengatakan, seorang petugas bernama Ahmad Rifai berkorban dengan memberi jaketnya pada seorang kakek.

“Saya sampaikan salut dan apresiasi petugas pemadam kebakaran kita. Ada satu petugas sekarang masih dirawat di RS. Dia melepaskan baju pemadamnya untuk diselimutkan pada seorang kakek agar kakek selamat,” ungkapnya.

Anies menyebut bahwa petugas itu seorang pahlawan. Sebab, dia memilih menyelamatkan warga meski tubuhnya harus terbakar.

“Kakek selamat sementara dia justru 60 persen badan terbakar. Ini adalah pahlawan, hero, dia memilih untuk menyelamatkan warga meskipun tubuhnya terbakar,” tuturnya.

Seperti diketahui, kawasan pemukiman padat penduduk Taman Kota dilahap api pada Kamis 29 Maret 2018, sejak Maghrib sekitar pukul 18.00 WIB hingga dapat dipadamkan pada Jumat (30/3) pukul 01.00 WIB.

Dua anggota suku dinas pemadam kebakaran mengalami luka bakar saat melakukan pemadaman. Dua anggota damkar itu, Ahmad Rifai dan Rahmat. Ahmad Rifai mengalami luka bakar 60 persen. Sedangkan Rahmat mengalami luka bakar 20 persen.

Baca Juga
Lihat juga...