Anies Kirim 30 Personel Satpol PP Wanita ke Alexis

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

285

JAKARTA —- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melepaskan 30 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang semuanya wanita untuk mendatangi PT Grand Ancol Hotel di Jalan R.E Martadinata Nomor 1, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Anies menugaskan para Satpol PP wanita ini untuk mengawasi kegiatan di gedung Hotel Alexis. Dia memastikan bahwa pihak PT Grand Ancol Hotel, sebagai pemegang manajemen menjalankan keputusan yang telah dibuat oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Sebelum anda berangkat, saya ingin menitipkan pesan bahwa kita memiliki tanggung jawab untuk menegakkan Perda dan amanat ini dari rakyat yang harus dijalankan sebaik-baiknya,” kata Anies kepada personel Satpol PP di pendopo Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018).

Anies juga menegaskan aspek mendasar dari proses penutupan Hotel Alexis yakni cara yang diterapkan sesuai dengan peraturan. Sehingga hal tersebut dapat dijadikan landasan untuk Satpol PP dalam mengawasi prses penutupan Hotel Alexis.

“Jadi, penutupan Hotel Alexis dari awal sampai akhir dengan cara yang terhormat dan baik, mulai dari penyelidikan hingga penutupan dilakukan dengan benar, serta dinas terkait juga sudah melakukan semua prosesnya sesuai prosedur yang ada. tunjukkan bahwa menegakkan peraturan tak harus memakai kekerasan tetapi dengan kehormatan dan wewenang,” ungkapnya.

Namun, dia tidak menyebutkan secara khusus kenapa yang dikirimkan ke Alexis Satpol PP wanita. Dia hanya berharap agar bisa berjalan dengan lancar tanpa adanya konflik.

“Yang penting ini Satpol yang dikirim semua petugas Satpol PP, karena memang tugas penegakan Perda ada di Satpol PP,” tegas dia.

Sementara Kepala Satpol PP, Yani Wahyuni Purwoko menambahkan, selain anggota Satpol PP wanita ini dia juga sudah menyebarkan anggota Satpol PP yang mengenakan pakaian preman di sekitar Hotel Alexis.

“Ini ada yang tertutup saya terjunkan yang tertutup saja, kita pantau bukan diawasi. kalau diawasi dalam jarang yang dekat, tapi kalau dipantau kan untuk memastikan bahwa itikad baik dari mereka bener-benar dilaksanakan dengan baik tanpa ada hal lain,” tutup Yani.

Baca Juga
Lihat juga...