Anies Persilakan Persija Memakai SUGBK

Editor: Irvan Syafari

233
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).-Foto: Lina Fitria.

JAKARTA —- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, klub sepak bola Persija boleh menggunakan fasilitas lapangan di Gelora Bung Karno (GBK). Meski area tersebut akan disiapkan untuk Asian Games 2018.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengklaim hal itu sudah menemui Direktur Utama Pengelola GBK Winarto di Balai Kota DKI. Karena, selama ini Persija kesulitan untuk berlatih lantaran tidak ada stadion yang berada di sekitar Jakarta.

“Bahwa GBK bisa digunakan oleh Persija, dengan komitmen itu maka kita sampaikan kepada Persija,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Namun dengan diizinkannya mengunakannya Stadion Utama GBK oleh Persija, bukan berarti ini resmi jadi kandang Persija. Anies menyampaikan, Persija harus menyesuaikan jadwal Asian Games saat ingin menggunakan stadion GBK. Karena, pada Agustus 2018 akan digelar Asian Games.

Dia menegaskan bahwa GBK Persija tetapi hanya berstatus pemakai stadion.

“Jadi selama jadwal tidak bertubrukan dengan Asian Games, maka GBK bisa digunakan oleh Persija. Tetapi status Persija bukan sebagai stadion home base atau kandang bagi Persija. Persija hanya memakai saja,” jelasnya.

Menurutnya GBK adalah stadion nasional milik Nasional. Maka Persija bisa menggunakan seperti pengguna-pengguna yang lainnya.

“SUGBK adalah ikon nasional itu artinya terbuka untuk publik dan siapa pun kegiatan apa pun yang memerlukan apa pun di sana. Kami akan terbuka untuk menerimanya. Layanan kami adalah first come, first serve,” ujarnya.

Selain itu, Anies berencana akan berkoordinasi dengan stadion lain seperti Pakansari di Bogor dan Patriot di Bekasi. Dia akan memastikan Persija dapat bertanding di sekitar Jakarta.

“Kita harapkan di Bogor dan di Patriot Bekasi. Kita sedang dalam pembicaraan. Tapi nomor satu, GBK bisa dipakai. Begitu GBK bisa dipakai maka Insha Allah bisa tenang,” ungkapnya.

Penggunaan GBK menurut Anies akan menguntungkan pengelola dan Persija. Anies mengatakan, penggunaan stadion akan memberikan penghasilan baik bagi Persija maupun pihak GBK.

“Pengelola GBK punya pengalaman pengelolaan massa dengan orang jumlah banyak dan empat event kemarin mereka belajar tentang kebersihannya tentang alur perjalanan orang keluar masuk. Jadi sebenarnya ini sesuatu yang saling menguntungkan baik bagi penyewa maupun bagi GBK,” paparnya.

Selain itu Anies memesan kepada para suporter The Jakmania dapat menjaga GBK dengan kepercayaan, tertib, rapi, seperti milik pribadi yang perlu dan harus dijaga.

“Satu catatan dengan Persija menggunakan GBK ini adalah kepercayaan bagi Jakmania. Suporter harap menjaga kepercayaan ini secara tertib, rapi seakan-akan ini milik pribadi yang perlu dan harus dijaga karena ini adalah fasilitas untuk Asian Games,” tuturnya.

Anies mengharapkan, ada ketertiban, kerapihan. “Saya percaya dari tiga di GBK pertandingan terakhir Persija dan pendukung-pensukung Persija. Alhamdulilah bisa menunjukkan sikap pengguna stdion yang baik dan kami apresiasi,” sambungnya.

Sementara Dirut Pengelola SUGBK Winarto mengatakan, sejauh digunakan untuk masyarakat dan tidak mengganggu dari penyelanggaraan Asian Games. maka pihaknya mempersilahkan untuk menggunalan GBK.

“Tadi sudah digaris bawahi Pak Anies benar adalah 1 SUGBK adalah ikon nasional. Itu artinya terbuka untuk publik dan siapapun kegiatan apapun. Kami akan terbuka untuk menerimanya. Layanan kami adalah tiba lebih dahulu akan dilayani lebih dahulu. Ini tahun kebangkitan olahraga. Harus kita dukung di mana olahraga sebagai industri dan akan tercipta,” tutupnya.

Baca Juga
Lihat juga...