Anies Temukan Banyak Pelanggaran Saat Sidak ke Hotel

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

285

JAKARTA —- Gubernur Anies Baswedan melakukan sidak ke berbagai gedung pencakar langit yang ada di DKI Jakarta salah satunya ke Hotel Sari Pan Pasific yang berada di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Usai melakukan sidak, Anies mengatakan banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh pihak manajemen hotel tersebut.

“Di situ banyak masalah,” kata Anies di gedung Sari Pan Pasific di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (12/3/2018). [terkait: Terkait Air Tanah dan Limbah, Pemprov DKI Razia Gedung Tinggi]

Saat sidak, menurut Anies, tidak ditemukan adanya sumur resapan yang seharusnya dimiliki oleh hotel tersebut.

“Jadi air yang digunakan di hotel ini dialirkan keluar dan menyumbang pada banjir kalau sedang ada hujan yang deras. Karena apa? Karena bukan dimasukkan dalam tanah,” tuturnya.

Tak hanya sumur resapan saja yang tidak dimiliki oleh Hotel Sari Pan Pasific, melainkan instalasi pengolahan limbah (IPAL). Menurut Anies itu tidak sesuai dengan aturan. Grease trap atau perangkap lemak tidak berfungsi dan memcemari limbah air. IPAL juga penuh sampah dan berimbas kepada baku mutu yang mengatur pengembalian limbah air kembali ke tanah.

“Ditemukan tadi ketentuan, kami yang menyangkut prinsip-prinsip dasar pengelolaan limbah tidak dijalankan,” tandasnya.

Kemudian kata Anies terkait dengan penggunaan air tanah sumur dalam. Faktanya surat izin pengambilan air bawah tanah (SIPA) tidak diperpanjang oleh pengelola gedung.

“Di sini izinya surat izin pengambilam air SIPA itu terakhir tahun 2013 sudah tidak berlaku lagi. Sudah kardaluarsa,” ungkapnya.

Anies menduga pelanggaran yang dilakukan pihak Hotel Sari Pan Pacific sudah berlangsung sejak lama. Setelah dia melihat IPAL di bagian belakang hotel yang membuatnya geleng-geleng kepala, grease trap atau perangkap lemak di IPAL tidak berfungsi.

“Lemak ternyata tadi luber tidak diangkat teratur bahkan terbawa ke dalam saluran air dan tempat penampungan air sampai sudah mengeras. Ini sudah berlangsung lama dibiarkan saja,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...