Antisipasi Penutupan Koperasi, PPKL Diminta Maksimal Jalankan Tugas

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

414
Kadis Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri - Foto: M. Noli Hendra

PADANG — Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumatera Barat, Zirma Yusri meminta Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) dapat bekerja maksimal dalam merekap data koperasi yang dibina agar terhindar dari penutupan.

Tugas PPKL di antaranya membuat data keragaan, data koperasi aktif dan koperasi tidak aktiv, penyuluhan kepada masyarakat, pertumbuhan koperasi baru, laporan koperasi yang sudah melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT), pembubaran koperasi dan tugas tugas lainnya.

Menurutnya, PPKL juga diharapkan memonitoring dan mengevaluasi mengenai Laporan Data Keragaan PPKL berjenjang, mulai dari kabupaten dan kota, serta hingga ke provinsi, lalu sampai ke Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Perlu sekali hal semacam ini kita lakukan. Karena PPKL ini memegang peranan yang cukup besar. Jika PPKL tidak berjalan sesuai dengan fungsinya, maka dampaknya kepada kepada koperasi yang ada,” sebutnya dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Koordinator dan PPKL dari sembilan kabupaten dan kota di Sumatera Barat, Selasa (13/3/2018).

Ditambahkan Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Saudina Agusti, saat ini pertumbuhan koperasi di Sumatera Barat terbilang cukup bagus.

“Hanya saja masih ada beberapa koperasi yang ternyata masih sulit untuk tumbuh,” sebutnya.

Persoalan-persoalan penyabab sulitnya tumbuh koperasi yang itulah, yang menjadi tugas dan fungsi dari PPKL. Karena PPKL nantinya akan membuat skema, yang nantinya bertujuan untuk membuat suatu koperasi bisa bertahan, dan secara bertahap bisa tumbuh dengan baik.

“Bicara soal jumlah koperasi, di Sumatera Barat cukup banyak koperasi yang sudah tidak aktif lagi. Seperti data yang dilihat pada tahun 2016, dari 4.051 koperasi ada sekitar 1.168 yang tidak aktif,” jelasnya.

Ia menyebutkan, koperasi dari kabupaten dan kota yang paling banyak tidak aktif adalah kabupaten Pasaman sebanyak 122 koperasi, Pesisir Selatan dan Dhamasraya 112 koperasi serta diikuti oleh Sijunjung 111 Koperasi.

Baca Juga
Lihat juga...