banner lebaran

April, KSOP Balikpapan Uji Petik Kapal Laut Kesiapan Angkutan Lebaran

Editor: Irvan Syafari

283
Kabid Keselamatan Berlayar KSOP Balikpapan Alex Allokendek-Foto: Ferry Cahyanti.

BALIKPAPAN — Kesiapan kapal laut dari sisi keamanan dan keselamatan serta kelayakannya akan diujicoba melalui uji petik akan dilaksanakan pada April mendatang.

Uji petik salah satu persiapan yang dilakukan Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Balikpapan untuk mempersiapkan angkutan lebaran tahun 2018, mengingat tak lama lagi pada pertengahan Mei sudah memasuki Ramadan.

Kabid Keselamatan Berlayar KSOP Balikpapan Alex Allokendek mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah dilakukan persiapan untuk melakukan uji petik sebelum angkutan lebaran dilaksanakan. Uji petik merupakan kegiatan rutin jelang musim angkutan lebaran ini untuk menegaskan kesiapan operator dalam pelaksanaannya.

“Persiapan yang dilakukan uji petik menyangkut keselamatan dan keamanan pelayaran. Antara lain keselamatan kapal, dan memastikan kapal layak berlayar,” katanya saat ditemui Selasa, (27/3/2018).

Menurutnya, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya uji petik dilakukan satu bulan sebelum angkutan lebaran berjalan dan uji petik berjalan selama satu bulan yang melibatkan berbagai pihak.

“Uji petik kami upayakan sebelum satu bulan sebelum ramadan dan satu bulan sudah selesai. Biasanya kami lakukan uji petik pada tahun lalu selama satu bulan. Pada April nanti sudah mulai yang melibatkan Pelindo dan INSA operator kapal,” sebutnya dengan ramah.

Dalam uji petik nantinya akan diaudit pemenuhan standar keselamatan dan keamanan pelayaran terhadap kapal-kapal di pelabuhan Tanah Air. Kelengkapan peralatan keselamatan seperti pelampung dan rakit penolong , dan sebagainya.

“Semua kapal penumpang kami lakukan uji petik. Dengan melihat alat keselamatan konstruksi, dan perlengkapannya seperti apa karena semuanya hasru sesuai standarnya,” tegas Alex.

Selain itu, pihaknya juga menyebutkan jumlah penumpang pengguna transportasi laut tahun 2017 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2017 itu turun sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya. Mungkin karena lebih memilih transportasi udara karena lebih efisien,” tukasnya.

Sementara itu, diketahui fasilitas pelabuhan laut khusus penumpang yaitu Pelabuhan Semayang Balikpapan sejak tahun lalu telah dilakukan renovasi dan pengembangan untuk kenyamanan penumpang. Penambahan fasilitas yang terlihat adalah ruang tunggu bagi penumpang yang lebih luas dengan fasilitas lainnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.