Bandarlampung Antisipasi Banjir di Pemukiman

272
Ilustrasi - Dok: CDN

BANDARLAMPUNG – Pelaksana Tugas Wali Kota Bandarlampung, M Yusuf Kohar, mengatakan Pemerintah Kota Bandarlampung berupaya mengantisipasi banjir yang dimungkinkan terjadi pada sejumlah kawasan permukiman rawan banjir di ibu kota Provinsi Lampung ini.

Menurut Yusuf Kohar, pihaknya telah melakukan pengecekan ke sejumlah wilayah permukiman dan lokasi yang dilaporkan aparat teknis maupun warga setempat selama ini mengalami banjir atau rawan terjadi banjir.

“Saya sudah cek ke lapangan beberapa wilayah rawan banjir yang dilaporkan jajaran kami maupun warga,” ujar Kohar, yang juga Wakil Wali Kota Bandarlampung dan menjadi Plt Wali Kota, karena Wali Kota Herman HN cuti (nonaktif) untuk mencalon sebagai gubernur Lampung, Jumat (16/3/2018).

Dia menyebutkan, salah satu wilayah yang didatangi adalah kawasan Kecamatan Sukarame, yang pada beberapa ruas jalan setempat selama ini terjadi banjir saat hujan deras terjadi. Wilayah lain di Bandarlampung juga diketahui rawan banjir.

“Saya sudah cek, dan minta dinas teknis terkait segera menanganinya. Mudah-mudahan bisa diatasi, minimal dikurangi genangan air yang mungkin terjadi di sekitar wilayah tersebut,” katanya.

Menurut Kohar, wilayah permukiman di belakang Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung yang rawan banjir dan genangan air itu memerlukan perbaikan drainase dan penambahan saluran pembuangan air, termasuk tambahan pembangunan embung, agar dapat mengalirkan dan menampung limpasan air yang terjadi saat hujan berlangsung cukup lama.

“Dalam jangka pendek, kami benahi dulu saluran drainasenya biar berfungsi lebih baik menampung air saat hujan deras terjadi,” katanya.

Selanjutnya, perlu koordinasi dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan embung, mengingat embung yang ada di Kampus UIN Lampung masih belum mampu menampung air yang melimpas di wilayah sekitarnya.

Warga sekitar Jalan Pulau Bawean dan sekitarnya selama ini mengeluhkan saat hujan deras cukup lama dipastikan terjadi banjir pada badan jalan maupun masuk ke permukiman dan rumah warga sekitar.

Salah satu Ketua RT setempat, Maman Suparman, berharap pemerintah melalui dinas terkait segera menangani banjir tersebut, terutama memperbaiki dan menambah drainase yang diperlukan, agar banjir tidak selalu terjadi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Lampung, termasuk Kota Bandarlampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Way Kanan, dan Lampung Timur mengalami banjir akibat hujan deras terus mengguyur wilayah tersebut. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...