Bangka Tengah Kembangkan Pupuk Tricoderma

262
Ilustrasi bibit lada - Foto: Dokumentasi CDN

KOBA — Dinas Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pupuk tricoderma untuk tanaman lada.

“Pupuk tricoderma ini sudah kami kembangkan dalam beberapa tahun ini untuk mengatasi hama penyakit pembusukan pada batang lada,” Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluh Bangka Tengah, Sajidin di Koba, Rabu.

Ia menjelaskan, pupuk tricoderma ini bahan bakunya dari jagung yang sudah difermentasi dan diolah menjadi pupuk untuk tanaman lada.

“Namun pupuk ini hanya khusus untuk mengatasi penyakit pembusukan pada batang lada dan sudah terbukti para petani lada sangat membutuhkan pupuk tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini pupuk tricoderma sudah banyak diproduksi para petani yang tergabung dalam kelompok untuk kebutuhan tanaman lada mereka.

“Mereka dibina dan dibimbing para penyuluh pertanian, para penyuluh juga memproduksi pupuk tricoderma tersebut. Ke depan produksinya terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sajidin mengatakan, selama ini penyakit pembusukan batang lada selalu menjadi momok bagi petani namun sudah bisa diatasi walaupun belum maksimal.

“Pola penggunaan pupuk tricoderma digabungkan dengan pupuk kompos dan untuk satu batang tanaman lada minimal membutuhkan dua kilogram pupuk tricoderma,” katanya.

Sementara H Suhai, seorang petani lada di daerah itu merasakan manfaat dari penggunaan pupuk tricoderma untuk membasmi hama penyakit pembusukan pada pangkal batang tanaman lada.

“Saya sudah membuktikan menggunakan tricoderma yang dicampur dengan kompos dan hasilnya hama tersebut secara perlahan bisa diatasi,” katanya.[ant]

Baca Juga
Lihat juga...