Bawaslu Karanganyar Tertibkan Puluhan APK

Editor: Satmoko

294

SOLO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, tengah menertibkan Alat Peraga Kampaye (APK) yang tidak sesuai dari yang dikeluarkan oleh KPU setempat.

Penertipan APK ini menyasar ke sejumlah wilayah, mulai jalur utama Karanganyar, jalan Lawu, hingga menyisir ke sejumlah wilayah di pelosok kecamatan. Hasilnya, puluhan APK yang tak berizin dibredel dan diamankan.

“Penertipan APK ini sebagai tindak lanjut pemantuan dan pengawasan kami terhadap alat kampaye yang sudah terpasang. Sebelum kami turun, sebenarnya sudah diberitahukan kepada masing-masing timses. Karena tak kunjung diturunkan sendiri, kami tertibkan,” kata Kepala Bawaslu Karanganyar, Kustawa Esye, Minggu (18/3/2018).

Ketua Bawaslu Karanganyar Kustawa Esye. Foto: Harun Alrosid

Puluhan APK yang ditertibkan ini berupa baliho, spanduk, pamflet maupun bendera partai. Bahkan, Bawaslu juga menertipkan beberapa baliho ukuran cukup besar yang terpampang tokoh partai tertentu. Penertiban baliho tokoh partai itu berkaitan sikap politik dalam Pilkada Karanganyar, yang telah berkoalisi dengan salah satu pasangan calon.

“Karena sudah mengusung maupun mendukung salah satu paslon, baliho tokoh partai juga harus diturunkan. Meskipun pesan yang ingin dimunculkan beragam,” urai pria yang akrab disapa Cak Kus itu.

Adapun APK yang ditertibkan di antaranya baliho milik pasangan Rohadi Widodo – Ida Retno Wahyunihgsih (Roda) berjumlah 3 buah, untuk pasangan Juliatmono – Rober Christanto (Yuro) 9 buah. Selain baliho, Bawaslu juga menertibkan APK milik pasangan Yuro berupa spanduk 2 buah dan pamflet 15.

“Kami juga menertibkan APK Pilgub Jateng berupa baliho Ganjar-Yasin 4, Dirman-Ida 2, spanduk PDIP 2, dan bendera 19. Selain itu, 5 baliho PPP beserta bendera 11, sedangkan Gerindra 1 baliho dan 14 bendera, dan lainnya 3 buah,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...