banner lebaran

Beragam Bantuan Korban Banjir di Lamsel Terus Mengalir

Editor: Koko Triarko

195

LAMPUNG — Puluhan warga terdampak banjir yang mengungsi di sejumlah tenda pengungsian Desa Bandar Agung, kecamatan Sragi, di tanggul penangkis, tenda milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, Polres Lamsel, Dinsos Lamsel, mulai mendapatkan berbagai bantuan.

Kepala Desa Bandar Agung, Syamsul Anwar, menyebut semua bantuan yang diberikan terlebih dahulu diserahkan ke posko pengumpulan bantuan di Dusun Umbul Besar. Selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Menurutnya, bantuan yang sudah diterima sejak Senin (12/3) berasal dari instansi pemerintah, lembaga sosial, dan perseorangan yang peduli akan korban banjir akibat luapan Sungai Way Sekampung.

Koramil 03/Palas dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Inf Norizwan Tamin (kiri) memberikan bantuan logistik makanan kepada korban banjir [Foto: Henk Widi]
Berbagai jenis bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah dusun, di antaranya Dusun Bunut Utara, Umbul Besar dan Sumber Jaya, sesuai dengan jumlah kepala keluarga. Meski demikian, bantuan untuk korban banjir di antaranya anak anak, balita dan ibu hamil menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Bantuan dari Kementerian Sosial sebagian merupakan bantuan selimut, kelambu menghindari nyamuk serta kebutuhan kebersihan seperti sabun mandi dan kebutuhan pokok berupa beras, mie instan hingga obat-obatan,” beber Syamsul Anwar, saat menerima bantuan dari sejumlah donatur, Selasa (13/3/2018).

Pendistribusian barang bantuan katanya, dilakukan mempergunakan perahu karet dan perahu tradisional warga, akibat akses jalan utama, tanggul penangkis. Bantuan perahu karet sangat membantu warga selama banjir yang diprediksi masih akan berlangsung hingga pekan depan.

Selain bantuan bahan makanan dan keperluan sehari-hari, Syamsul Anwar juga memastikan khusus untuk pengungsi disediakan obat-obatan serta tenaga medis di posko yang siaga di posko kesehatan.

Bantuan yang diserahkan kepada korban banjir juga diberikan oleh Koramil 421- 08/Palas. Bantuan ini merupakan inisiasi dari seluruh anggota Babinsa Koramil 421-08/Palas kepada warga masyarakat Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, yang terdampak banjir.

Bantuan yang diberikan kepada masyarakat diakuinya merupakan kepedulian kepada masyarakat yang selama banjir berlangsung tidak beraktivitas dan tidak bisa bekerja mencari nafkah.

“Selain memberikan bantuan bahan makanan, para Babinsa juga membantu evakuasi para korban banjir dari rendaman air ke atas tanggul penangkis dan mendampingi warga terdampak banjir,” terang Danramil 421 08/Palas, Kapten Inf. Norizwan Tamin.

Ia menyebut, bantuan diberikan kepada warga terdampak banjir terutama di perumahan warga yang berada di luar tanggul penangkis. Sedangkan rumah para warga yang di belakang tanggul penangkis seluruhnya aman dari jangkauan banjir.

Berdasarkan data, menurut Kapten Norizwan Tamin, korban banjir di Desa Bandar Agung ada sebanyak 432 jiwa, 120 Kepala Keluarga dengan 113 rumah terendam air.

Banjir yang masih terjadi di sejumlah titik disebutnya rata-rata memiliki kedalaman 1 meter dan di beberapa titik sudah mencapai 2 meter. Imbasnya, warga terpaksa mengungsi ke tenda pengungsian, dan sebagian mengungsi di Masjid Manbaul Huda di dusun Bunut Utara.

Selain dari Koramil 421 08/Palas, bantuan juga diterima dari DPD LDII Lampung Selatan yang didampingi anggota Sentra komunikasi (Senkom) mitra Polri Lampung Selatan, juga memberikan bantuan berupa makanan instan hasil penggalangan donasi dari warga lain di Lampung Selatan.

Salah satu anggota Senkom Polres Lamsel, Firdaus, menyebut bantuan tersebut sangat membantu warga terdampak banjir.

“Bantuan sangat membantu warga, karena selama dua pekan warga tidak bisa bekerja dan fokus mengungsi di tenda pengungsian,” beber Firdaus.

Firdaus yang juga warga Dusun Bunut Utara, mengatakan banjir masih akan berlangsung lama karena belum ada tanda-tanda surut. Sesuai perhitungan kalender Jawa, dampak banjir pasang masih akan mengakibatkan air laut meluap ke daratan, sementara banjir masih belum surut dari berbagai sungai di Lampung yang mengalir ke Sungai Way Sekampung.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.