BNN NTB Musnahkan 19,2 Kilogram Ganja

Editor: Irvan Syafari

327

MATARAM — Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memusnahkan narkotika jenis ganja kering seberat 19,2 Kilogram di halaman BNN NTB, Selasa (27/3/2018).

“Pagi ini kita melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB), berupa narkotika jenis ganja, dengan jumlah total yang kita musnahkan, seberat 19,2 kilogram,” kata Kepala Bidang Pemberantasan BNN NTB, Denny Pribadi.

Barang bukti yang dimusnahkan sendiri berasal dari tindak pidana kasus narkotika yang terjadi awal Maret 2018, pengirimnya menggunakan jasa ekspedisi.

Dikatakan, penyeludupan dan pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi selama ini kerap terjadi sebagai modis para pelaku untuk mengelabui aparat.

“Karena itulah, kepada para pengusaha jasa ekspedisi supaya lebih waspada dan selektif dalam setiap proses pengiriman barang dari luar NTB, supaya kasus pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi bisa dicegah,” ujar dia.

Lebih lanjut ia menambahkan, BNN sendiri secara intensif tetap melakukan kerjasama dengan beberapa ekspedisi yang ada di NTB untuk sama-sama melakukan antisipasi, apabila ada kemungkinan pengiriman ini terjadi.

Lakukan komunikasi secara intens untuk melakukan pengawasan terhadap setiap pengiriman barang yang tiba di NTB, terutama dari daerah-daerah tertentu yang mencurigakan.

“Sampai saat ini BNN masih melakukan penyidikan dan mendalami jaringan para tersangka termasuk dengan menjalin kerjasama dan koordinasi dengan BNN Pusat,” katanya.

Sebelumnya, Kepala BNN NTB, Imam Margono menyebutkan, selama 2017 BNN mencatat barang bukti yang disita sebanyak 130,03 gram sabu, 4,23 gram tembakau gorila.

Ia pun menegaskan dalam penanganan kasus narkoba, BNN tidak akan pandang bulu, baik warga negara Indonesia maupun warga negara asing.

Bahkan, tidak segan-segan menggunakan senjata untuk penegakan hukum dalam memerangi para kurir dan bandar barang haram itu.

“Saya berharap, pelaku diberikan sanksi berat. Bila perlu hukuman mati” tegasnya.

Baca Juga
Lihat juga...