Buku Biografi KH Ma’ruf Amin Diluncurkan

Editor: Koko Triarko

661

JAKARTA – PT Bank Muamalat menggelar silaturahim dalam rangka Milad ke-75 KH Ma’ruf Amin, selaku Dewan Pengawasnya. Dalam milad tersebut diluncurkan buku biografi berjudul “Prof. DR. KH. Ma’ruf Amin, Penggerak Umat Pengayom Bangsa”.

Buku biografi KH Ma’ruf Amin ini ditulis oleh Direktur Indostrategic Economic Intellegence, Anif Punto Utomo, merekam secara utuh perjalanan kehidupan KH Ma’ruf Amin, sejak masa kanak-kanak hingga sekarang menjadi pimpinan tertinggi di organisasi Islam terbesar di Indonesia, yakni Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam sambutannya, KH Ma’ruf mengucap syukur dan mengepreasi kepada Bank Muamalat atas dukungan dalam peluncuran buku biografinya ini. KH Ma’ruf  berharap, buku biografinya ini menjadi bagian dari peningkatan khazanah pengetahuan dan bermanfaat untuk umat.

“Diharapkan, buku biografi ini bisa menginspirasi pembaruan ekonomi Indonesia. Selama ini, pembangunan berasal dari atas, kami harapkan nantinya bisa berbalik dari bawah, yakni dari umat,” kata Ma’ruf, dalam sambutannya di Muamalat Tower,  Mega Kuningan, Jakarta, Senin (12/3/2018) malam.

Hal ini, menurutnya, sesuai dengan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan redistribusi aset. Begitu pula di bidang politik, landasan Pancasila merupakan titik temu kebangsaan yang harus dilestarikan.

KH. Ma’ruf Amin merupakan salah satu cicit dari ulama besar Syaikh Nawawi al-Bantani, ulama asli Indonesia yang sangat disegani keilmuannya di dunia Internasional, terutama di Makkah.

KH Ma’ruf pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Kehidupan Beragama (2007-2009), Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Hubungan Antar-Agama (2010-2014). Wakil Ketua Umum MUI 2014, Rais Aam (Ketua Umum) Syuriah PBNU (2015-2020) dan Ketua Umum MUI hingga saat ini.

Peluncuran buku tersebut dihadiri para tokoh nasional, seperti Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Sosial, Idrus Marham, Menteri Desa Eko Putro Sandjojo, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nasir, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI), Muhammad Nuh, Ketua Umum ICMI, Jimly Asshiddiqie, dan anggota DPR RI, Jazilul Fawaid.

Baca Juga
Lihat juga...