Bulog Sulteng: Penyaluran Beras RTM Hanya Sampai Juni 2018

216
Beras -Dok: CDN

PALU – Kepala Perum Bulog Sulawesi Tengah, Khozin, mengatakan Bulog menyalurkan beras bantuan sosial kepada rumah tangga miskin (RTM) hanya sampai Juni 2018.

“Selanjutnya Bulog tidak lagi menyalurkan bansos dalam bentuk beras kepada rumah tangga miskin,” katanya, di Palu, Jumat (2/3/2018).

Khozin menjelaskan, sesuai aturan dari Kementerian Sosial, penyaluran beras yang dilakukan Bulog saat ini harus atas persetujuan dari Kementrian Sosial.

“Kalau sudah ada perintah penyaluran dari Kemensos, barulah kami realisasikan,” katanya.

Khozin mengatakan selama belum ada perintah penyaluran, Bulog belum berani mendistribusikannya. “Kalau dahulu penyaluran rastra di daerah, termasuk di Provinsi Sulteng, atas rekomendasi pemerintah daerah,” katanya.

Bulog menyalurkan beras kepada rumah tangga miskin di seluruh kabupaten/kota di Sulteng sampai akhir 2017, setelah ada surat permohonan alokasi (SPA) dari pemerintah kabupaten/kota. Tetapi, penyaluran beras dari Januari-Juni 2018 atas persetujuan Kemensos.

Selain itu, katanya, jumlah jatah penerima beras berkurang dari sebelumnya 15kg/kk/bulan, kini tinggal 10kg/kk/bulan, tetapi hanya sampai Juni mendatang.

Sebelumnya, penerima beras wajib membayar uang tebus harga beras kepada Bulog sebesar Rp1.600/kg, tetapi sekarang ini beras yang diterima RTM gratis.

Khozin didampingi Kabid Pengadaan dan OPP Perum Bulog Sulteng, Bahar Haruna, mengatakan penyaluran beras bansos di daerahnya sementara berlangsung.

Dia mengaku tersisa empat kabupaten di Sulteng yang sama sekali belum menyalurkan beras bansos, yakni Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Sigi dan Tojo Unauna.

Sedangkan kabupaten lainnya, termasuk Kota Palu sudah menyalurkan beras kepada RTM di daerah masing-masing.

Pemkab di empat kabupaten Sulteng itu memang atas permintaan mereka sendiri, agar bansos disalurkan per triwulan sekali.

Rencananya, pekan depan penyaluran bansos di empat kabupaten itu sudah akan dimulai. “Jadi, setiap kepala rumah tangga miskin akan memperoleh jatah beras 30 kg, karena disalurkan untuk jatah tiga bulan,” pungkas Khozin. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...