Bulog Sulteng Perkuat Stok Gula dan Minyak Goreng

334
Gula pasir, ilustrasi -Dok: CDN

PALU – Bulog Sulawesi Tengah telah mendatangkan dua komoditi, gula pasir dan minyak goreng, untuk memperkuat ketersediaan bahan pokok tersebut.

“Baik gula maupun minyak goreng didatangkan dari Jakarta dan sementara dalam perjalanan menuju Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng,” kata Kepala Bidang Pengadaan dan OPP Perum Bulog setempat, Bahar Haruna di Palu, Selasa (20/3/2018).

Ia menjelaskan, gula pasir yang didatangkan tersebut berjumlah 1.000 ton dan minyak goreng 36.000 liter. Bulog Sulteng telah menyiapkan gudang untuk menampung komoditi pangan dimaksud.

Dia berharap, gula pasir dan minyak goreng tiba dalam waktu dekat ini, mengingat stok yang ada sekarang ini semakin menipis, karena tingginya permintaan masyarakat.

Menurut dia, langkah mendatangkan pasokan gula dan minyak goreng semata-mata untuk mengamankan stok dan juga mengendalikan harga di tingkat pengecer.

Apalagi, ke depan ini menghadapi hari raya Idul Fitri tentu permintaan masyarakat terhadap komoditi-komoditi strategis seperti gula dan minyak goreng serta lainnya meningkat.

Bulog selaku BUMN yang mendapat penugasan dari pemerintah di daerah-daerah, termasuk di Provinsi Sulteng, berupaya menjaga stok dan juga stabilisasi harga pangan.

Khusus untuk komoditi lain seperti bawang putih dan merah, Bulog tidak lagi memiliki stok di gudang. “Kita sudah ajukan surat permohonan mendapatkan pasokan bawang putih dari pusat, tetapi hingga kini belum disetujui,” kata dia.

Ia menambahkan, yang telah disetujui dan sedang perjalanan baru gula pasir dan minyak goreng.

Harga gula pasir di pasaran saat ini berkisar Rp13.000/liter dan minyak goreng Rp14.000/liter. Bawang putih mencapai Rp40.000/kg dan bawang merah Rp30.000/kg. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...