Capai Target Swasembada Pangan, Kaltim Tingkatkan Produksi Padi

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

287
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Timur, Ibrahim - Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Provinsi Kalimantan Timur menargetkan produksi padi dapat mencapai 584 ribu ton dalam setiap tahunnya. Guna mendorong pencapaian, Pemerintah tidak hanya mengembangkan pada sawah, akan tetapi padi ladang juga turut serta didorong untuk memacu produksi.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalimantan Timur, Ibrahim menuturkan, realisasi target produksi setiap tahun itu belum mencapai target. Realisasi saat ini baru mencapai 400 ribu ton, sehingga masih kurang sekitar 90 ribu ton.

“Kami targetnya 584 ribu ton, sedangkan realisasi baru capai 400 ribu ton. Kita masih kurang 90 ribu ton. Lahan yang ditanami padi itu ada sekitar 115 ribu hektare untuk Kaltim,” terangnya Senin, (19/3/2018).

Upaya terus meningkatkan produksi padi di beberapa Kabupaten dan Kota yang ada di Kaltim terus dilakukan.

“Strateginya penanaman padi yangg diupayakan satu tahun dua kali dan pengembangan padi ladang. Padi ladang ini adalah organik kualitasnya pun tidak kalah dengan padi sawah,” papar Ibrahim.

Kendala cuaca yang terjadi pada tahun lalu juga sudah diminimalisir dengan irigasi yang baik dan menutupinya dengan padi ladang. Mengingat tidak menggunakan irigasi air.

Ibrahim juga terus mendorong generasi muda untuk menjadi petani. Hal itu dikatakannya karena saat ini semakin sulit menemukan anak muda yang mau menjadi petani karena dunia pertanian dianggap kurang menjanjikan.

“Sebenarnya kalau kita itu jeli pada usaha pertanian dan peluang pemanfaatan lahan maka usaha pertanian sangat menjanjikan,” tukasnya.

Untuk itu, Ibrahim minta pengusaha, masyarakat, petani, penyuluh pertanian dan akademisi harus bersatu membangun pertanian, khususnya di Kalimantan Timur.

“Kaltim memiliki potensi pertanian yang besar, dan lahan yang masih luas untuk dikembangkan sebagai aset pertanian Kaltim. Diharapkan banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan pertanian,” imbuhnya.

Baca Juga
Lihat juga...