banner lebaran

Debit Sungai Way Sekampung Meninggi, Tanggul Nyaris Jebol

Editor: Mahadeva WS

212

LAMPUNG — Tanggul Sungai Way Sekampung yang berada di Desa Bandar Agung, Sragi, Lampung Selatan nyaris jebol tidak kuat menahan air kiriman dari Kabupaten Tanggamus, Lampung Timur dan Lampung Selatan.

Akibatnya Ratusan warga Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi, Lampung Selatan Selasa (13/3/2018) malam, sejak maghrib hingga menjelang tengah malam melakukan perbaikan tanggul yang nyaris jebol di dusun Bunut Utara. Perbaikan dilakukan untuk menghindari kerugian karena terendamnya ratusan hektar tambak dan pemukiman penduduk.

Syamsul Anwar, kepala desa Bandar Agung kecamatan Sragi [Foto: Henk Widi]
Kepala Desa Bandar Agung, Sragi Syamsul Anwar menyebut, beruntung ada warga petambak mengetahui kondisi tanggul sungai yang nyaris jebol pada Selasa (13/3/2018) malam. Warga yang sedang menengok tambak langsung memberitahu warga yang lain dan aparat desa. Ratusan warga sebagian pemilik tambak udang vaname langsung menyediakan ratusan karung berisi tanah sebagai penahan tanggul.

Syamsul menyebut, tanggul yang nyaris jebol berada pada bagian klep. Untuk  sementara dilakukan penambalan dengan menggunakan kayu gelam dan tumpukan karung. Namun demikian, ratusan karung  yang sudah ditumpuk masih kurang sehingga diperlukan untuk menambal bagian tanggul jebol tersebut.

“Kita terus lakukan perbaikan sejak sore karena air terus meninggi bahkan sebagian nyaris limpas berpotensi membahayakan puluhan hektar lahan tambak dan ratusan rumah di dusun Bunut Utara dan Bunut Tengah,” tandas Syamsul.

Sebagian besar warga yang bergotong royong melakukan perbaikan tanggul jebol pada Selasa malam merupakan warga pemilik tambak dan warga yang berada di sekitar terminal Bunut. Hingga malam proses perbaikan tanggul dilakukan menggunakan ratusan karung melibatkan masyarakat dan petugas UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang rayon 3 kecamatan Ketapang dan Sragi.

Perbaikan yang dilakukan bersifat sementara, hanya untuk menahan laju debit air sungai Way Sekampung hasil kiriman dari kabupaten Tanggamus,Lampung Timur dan Lampung Selatan tersebut. Ketinggian air di beberapa titik di desa Bandar Agung bahkan sudah mencapai dua meter dan puluhan hektar lahan tambak sudah terimbas. Sebagian petambak sudah mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat panen dini.

Sementara itu karena ketinggian air yang semakin bertambah pada jelang tengah malam, warga memilih melakukan ronda malam. Hal itu untuk memantau secara langsung perkembangan situasi di talud sungai Way Sekampung. Melihat potensi yang ada, jika terjadi keterlambatan penanganan, tanggul yang jebol bisa mencapai ratusan meter.

Hasil inventarisasi yang dilakukan, Syamsul Anwar menyebut titik rawan tanggul jebol ada di dekat Jalan Lintas Timur dan di dekat jembatan kembar way Sekampung. Jebolnya tanggul sepanjang beberapa meter tersebut yang pernah terjadi pada tahun 1999 tersebut membuat was was warga yang tinggal di sekitar way Sekampung.

Salah satu warga yang ikut melakukan penambalan sementara talud Arsan mengatakan, proses penambalan terkendala situasi jalan yang licin. Sementara lokasi klep berada ratusan meter dari perkampungan warga yang tepat berada di bawah tanggul penangkis. Beruntung saat proses perbaikan klep yang jebol tersebut kondisi cuaca sedang cerah.

“Hingga malam ini kami masih mendatangkan ratusan karung untuk memperkuat bagian klep tanggul sungai Way Sekampung yang sudah jebol diisi dengan tanah yang diambil dari bagian tanggul,”beber Arsan.

Lahan tambak yang terendam air dari Sungai Way Sekampung – Foto : Henk Widi

Arsan menyebut bagian tanggul yang sebagian sudah jebol tersebut merupakan dampak dari aliran pasang air laut yang naik ke alur sungai way Sekampung. Akibat luapan sungai way Sekampung sekitar 120 rumah di dusun Bunut Utara, dusun Umbul Besar dan dusun Sumberjaya terendam.

Diharapkan, dengan kondisi banjir, pemerintah bisa melakukan proses peninggian tanggul yang berpotensi jebol dan merendam ratusan rumah warga dan puluhan hektar lahan tambak udang.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.